Maurizio Sarri: Belanja Pemain Lagi Dong, Juventus

 

Maurizio Sarri ternya masih belum puas dengan proses transfer Juventus di bursa transfer musim panas ini. Allenatore anyar Juventus itu meminta kepada manajemen untuk merekrut pemain lagi. Siapa saja?

Juventus tidak ada lawannya di Serie A di dalam hal belanja pemain. Pada saat Inter Milan dan Napoli mesti mikir panjang untuk berbelanja pemain agar tak melanggar Financial Fair Play (FFP), Juventus dengan mudahnya mendapatkan pemain bintang.

Selain Adrien Rabiot, Aaron Ramsey dan Gianluigi Buffon yang didapatkan secara cuma-cuma, Juventus sudah menggelontorkan dana sekitar 100 juta euro untuk merekrut Luca Pellegrini, Matthijs De Ligt dan Merih Demiral.

Kedatangan keenam pemain itu tentu bakal menyempurnakan skuat Juventus yang terbilang sudah amat bagus dengan adanya Cristiano Ronaldo. Akan tetapi Sarri rupanya masih belum puas.

“Saya memang tak ingin banyak ikut campur di dalam bursa transfer karena saya rasa itu adalah yang terbaik dan karena saya tak begitu mengurusinya karena sudah ada yang berwenang” kata Sarri.

“Mungkin ada sejumlah pemain dan juga kompetisi yang tak begitu saya ketahui. Oleh karena itu lebih baik mereka saja yang mengurus hal mendatangkan pemain” lanjut allenatore berusia 60 tahun itu.

Dengan jendela transfer Serie A akan ditutup pada 31 Agustus mendatang, Juventus sebenarnya masih mempunyai banyak waktu untuk mendapatkan pemain. Dua nama top sedang dihubung-hubungkan dengan La Vecchia Signora, yakni Neymar dan Paul Pogba.

Walaupun begitu, Juventus tentunya mesti menjual pemain yang sepertinya tak akan terpakai seperti Blaise Matuidi, Gonzalo Higuain dan Mario Mandzukic.

“Ada pemain yang sudah menumpuk di beberapa posisi dan ada yang masih kekuarangan, akan tetapi kami membicarakan soal situasi saya mempunyai 7 pemain yang sedang mengalami cedera di Turin dan 5 pemain yang juga belum kembali dari tugas internasionalnya” sambung Sarri.

“Saya pikir, klub mulai sekarang sampai di akhir bursa transfer akan berbelanja pemain lagi, namun kami juga mesti menjual pemain. Saat ini kami mempunyai banyak sekali pemain dan kami mesti mencoret 2 atau 3 nama dari skuat di Liga Champions. Kami mesti melakukan sesuatu” tutup allenatore kelahiran Napoli, 10 Januari 1959 itu.

ICC 2019: Tottenham Menang 3-2 Atas Juventus

 

Juventus takluk dengan skor akhir 2-3 dari Tottenham Hotspur di International Champions Cup (ICC) 2019. Tottenham menang lewat gol spektakuler Harry Kane pada masa injury time.

Bermain id National Stadium, Singapura, pada hari Minggu (21/7/2019) malam WIB, Juventus langsung memainkan starter terbaiknya menghadapi Tottenham. Cristiano Ronaldo, Joao Cancelo, Miralem Pjanic sampai Leonardo Bonucci bermain sejak menit awal.

Di lain sisi, The Lilywhites menurunkan sejumlah pemain mudanya di awal, yakni Anthony Georgiou, Japhet Tanganga, Oliver Skipp dan Troy Parrot.

Walaupun komposisi pemain masih kalah dari Juventus, Tottenham mampu memberikan tekanan pada awal-awal pertandingan. Son Heung-Min sudah bisa mengancam melalui sepakan jarak dekat yang masih melebar di sebelah kanan gawang Gianluigi Buffon.

Juventus balas mengancam pada menit ke-7. Emre Can menyundul bola di dalam kotak penalti setelah memanfaatkan crossing Federico Bernardeschi, tapi si kulit bundar masih melayang tinggi di atas gawang Paulo Gazzaniga.

Tottenham kembali melepaskan percobaan pada menit ke-14. Sepakan Georgiou dari depan kotak penalti maish belum mengarah ke sasaran.

Hingga pertandingan berjalan 30 menit, Juventus masih belum terlihat bermain dengan apa yang menjadi ciri khas Maurizio Sarri, yakni penguasaan bola.

Juventus justru mesti kebobolan pada menit ke-31. Erik Lamela berhasil menyambar bola muntah tendangan Parrot di depan gawang Juventus. 1-0 untuk Tottenham.

Juventus menebar ancaman pada menit ke-38. Blaise Matuidi melepaskan crossing kepada Ronaldo, akan tetapi pemain internasional Portugal itu meleset dalam menanduk bola.

Tidak ada gol yang bisa diciptakan Juventus sampai turun minum. Paruh pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Tottenham.

Juventus melakukan 4 pergantian pada awal babak kedua, salah satunya dengan memasukkan Gonzalo Higuain dan menarik keluar Mario Mandzukic.

Pergantian di lini serang ini membuahkan hasil. Higuain mencetak gol pada menit ke-56 setelah memanfaatkan assist Bernardeschi dan merubah skor menjadi 1-1.

Empa menit kemudian, Ronaldo membawa Juventus berbalik memimpin 2-1. Umpan mendatar Mattia De Sciglio berhasil dituntaskan Ronaldo dengan tendangan kaki kanan.

Namun Tottenham mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-65. Lucas Moura lepas dari kawalan pemain lawan dan berhasil menceploskan bola dari dekat ke dalam gawang Juventus.

Kane mengejutkan seisi stadion pada masa injury time. Kane melepaskan tembakan dari tengah lapangan. Bola langsung meluncur masuk ke dalam gawang Juventus tanpa mampu dijangkau Wojciech Szczesny. Gol ini menjadi penutup pertandingan dan Tottenham pun menang dengan skor 3-2 atas Juventus.

Dalian Yifang Bermain Imbang 3-3 Oleh Tianjin Teda

Dalam laga match day ke 19 pada ajang kompetisi Liga Super China yang berlangsung hari Sabtu (20/7/2019) malam hari di Tianjin Olympic Center Stadium,tim tuan rumah Tianjin Teda yang bermain didepan publiknya tersebut pun harus puas dengan jumlah raihan satu poinnya usai bisa bermain imbang 3-3 dengan lawannya Dalian Yifang. Dimana masing-masing gol yang tercipta didalam laga tadi malam dari tim tuan rumah Tianjin Teda itu pun dipersembahkan oleh Sandro Wagner dan Frank Acheampong yang berhasil mengemas dua buah golnya pada tadi malam. Sedangkan tiga buah gol dari tim Dalian Yifang itu pun dipersembahkan oleh Salomon Rondon dan dua buah gol yang dikemas oleh Yannick Carrasco.

Dalam jalannya laga yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Tianjin Teda yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang terlihat menjalani laga yang ketat dan sengit saat berhadapan dengan lawannya Dalian Yifang. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Tianjin Teda dengan tim Dalian Yifang didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Dimenit 26 pada babak pertama,tim Dalian Yifang pun berhasil membuka keunggulannya dan memimpin dengan skor 0-1 terlebih dahulu melalui gol dari Yannick Carrasco. Sayangnya hanya berselang 6 menit saja,tim tuan rumah Tianjin Teda pun berhasil membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 1-1 melalui gol dari Sandro Wagner. Hanya berselang 2 menit kemudian,tim tuan rumah Tianjin Teda pun berhasil membalikkan keadaannya menjadi unggul 2-1 melalui gol dari Frank Acheampong. Setelah itu keunggulan 2-1 yang didapatkan oleh tim tuan rumah Tianjin Teda itu pun tetap bertahan dan tidak lagi berubah hingga akhir pertandingan babak pertama.

Didalam laga babak kedua,tim Dalian Yifang yang tertinggal 2-1 didalam laga babak pertama itu pun akhirnya berhasil membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 2-2 disaat laga babak kedua pun baru saja berjalan 5 menit melalui raihan gol kedua dari Yannick Carrasco. Skor imbang 2-2 tersebut pun bertahan lumayan lama didalam sepanjang sisa waktu yang ada pada babak kedua,akan tetapi sialnya bagi tim Dalian Yifang pun harus bermain dengan 10 orang dimenit 70 dikarenakan ganjaran kartu merah yang didapatkan oleh Qin Sheng atas pelanggaran keras yang dilakukannya didalam area kotak pinalti. Alhasil tim tuan rumah Tianjin Teda pun berhasil menggandakan keunggulannya menjadi unggul 3-2 melalui raihan gol kedua dari hasil tendangan pinalti yang dilakukan oleh Frank Acheampong. Lima menit menjelang akhir laga babak kedua,tim Dalian Yifang pun akhirnya bisa membalas dan menyamakan kedudukannya menjadi imbang 3-3 melalui gol dari Salomon Rondon.

Dengan adanya jumlah raihan satu poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Tianjin Teda pada tadi malam itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat sepuluh pada papan klasemen Liga Super China dengan jumlah raihan 23 poin. Sementara itu tim Dalian Yifang yang juga mendapatkan tambahan satu poinnya tersebut pun membuat mereka sementara berada diperingkat ketujuh dengan jumlah raihan 24 poin.

Solskjaer Bakal Menyembuhkan Konsentrasi Manchester United

 

Ole Gunnar Solskjaer ingin mengembalikan konsentrasi Manchester United dalam arena pramusim. Setan Merah akan tampil di International Champions Cup 2019 di Singapura menantang Inter Milan, Sabtu (20/7/2019).

“Kami melalui musim yang kurang menyenangkan, tetapi masih mempunyai peluang untuk melakukan perbaikan pada musim akan datang. Kami pasti berupaya mengerjakannya,” tutur Solskjaer dalam pertemuan wartawan di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (19/7/2019).

Solskjaer mengutarakan, ada banyak hal positif dari skuatnya yang dapat jadi modal untuk melalui persaingan musim ini.

“Keadaan mental beberapa pemain benar-benar bagus. Kami mempunyai waktu untuk berdiskusi dan melihat segala kekurangan yang ada di tim ini. Semua pemain mengungkapkan kemauannya. Satu hal yang tentu, kami mempunyai sasaran yang sama,” tuturnya.

“Kami belum prima, tapi kami optimis dapat melakukan perbaikan. Kami akan berusaha untuk menunjukkan kualitas dari Manchester United. Saat ini masih ada waktu dan itu bakal segera teratasi,” papar Solskjaer.

Sebelum turun di dua pertandingan International Champions Cup 2019, MU jalani dua pertandingan eksperimen di Australia menantang Perth Glory dengan score 2-0 serta Leeds United dengan score 6-0.

Sesudah hadapi Inter Milan di Singapura, Manchester United akan terbang ke Shanghai, China, untuk arena yang sama. MU akan hadapi Tottenham Hotspur di Stadion Hongkou, Kamis (25/7/2019).

Dalam pertemuan wartawan di Singapura, Solskjaer bicara mengenai harapannya pada dua pemain Manchester Unted, yaitu Anthony Martial serta Marcus Rashford.

“Saya mempunyai keinginan yang besar pada Anthony Martial. Dia mempunyai kekuatan yang benar-benar mengagumkan.”

“Diluar itu, Marcus Rashford harus juga tunjukkan mutunya. Dia ada pemain jebolan akademi, jadi Rashford benar-benar pahami kehormatan jadi pemain Manchester United.”

Solskjaer optimis memandang musim ini, dengan scuad

“Kami mempunyai gabungan pemain senior serta jebolan akademi pada musim akan datang. Itu bisa menjadi hal yang benar-benar menarik. Kami harus dapat mengoptimalkan kekuatan itu serta kembalikan kejayaan club,” papar Solskjaer.

Eden Hazard Diminta Untuk Jangan Pergi

Salah satu kabar buruk untuk saat ini bagi chelsea yang pada saat ini harus kehilangan pemain andalan terbaiknya di chelsea salah satunya ialah Eden Hazard dan salah satu pilar dari chelsea yang sangat berharga yang harus segera naik kaki dan segera bergabung ke real madrid, dan bagaimana pun juga sontak real madrid yang pada saat ini telah membuat mantan pelatih dari real madrid itu sendirinya yaitu Zinedine Zidane yang telah dibuat real madrid kembali lagi padanya, dan lalu itu juga membuat takut dan sangat buruk bagi fans chelsea atau the blues itu sendiri, bisa saja eden hazard yang akan menyusul pergi ke santiago bernabeu.

bagaimana pun juga menurut dari ceritanya setelah 9 bulan menganggur, Zinedine Zidane yang akan kembali lagi dalam melatih di real madrid dan juga akan dikontrak sampai bulan juni tahun 2022, dan menggantikan santiago solari, Zidane dengan syarat dari real madrid yang juga sangat berat dan juga besar dalam upaya membangkitkan kejayaan atau keadaan yang terpuruk pada real madrid selama itu.

kembalinya Zizou yang tentunya disambut dengan sukacita oleh fans real madrid. namun, itu juga berpengaruh terhadap fans chelsea itu sendiri yang telah menimpa tim chelsea untuk saat ini dan juga pemain andalan dari chelsea hazard.

dan seperti yang sudah diketahui bahwa zidane yang pada saat ini membutuhkan amunisi untuk bisa kembali membuat lini depan lo blancos lebih tajam lagi atau zidane yang membutuhkan pemain baru lagi untuk bisa memperbaiki keadaan untuk saat ini dan juga kedepannya, salah satunya yang diincar adalah bintang Chelsea ,eden hazard.

dan apalagi,pada saat hazard yang juga sempat menyatakan kekagumannya kepada sosok zidane, plus juga sempat juga mengaku tertarik untuk bergabung dan bermain di madrid , kontrak pemain yang berasal dari belgia itu juga bakal habis ditahun 2020 yang semakin dekat ini.

melansir dari squawka football, Selasa (12/3/2019) hazard punya rekor bagus untuk chelsea yang berada di stamford bridge.

 

Rekor Buruk Tandang Liverpool Akan Melawan Bayern

akhir-akhir duel panas antara liverpool dan juga bayern munich yang bagaimana pun juga sangat memanaskan kedua tim ini dan juga saling unggul satu sama lain , dan selain dari itu juga awal yang bagus dan mengancam tim bayern munich adalah liverpool., liverpool yang menantang bayern munich di leg kedua pada saat di babak 16 besar di liga champions ini, dan lawatan dari liverpool ke jerman juga tidak mendapatkan apa-apa dengan rekor yang meyakinkan.

duel antara bayern munich vs liverpool yang bagaimana pun juga akan segera di gelar di allianz arena, yang akan secara langsung dipertandingkan pada saat hari kamis (14/3/2019) dini hari WIB,. dan kedua tim itu juga mendapatkan skor yang imbang dengan skornya 0-0 yaitu pada saat di leg pertama yang juga sudah dilangsungkan atau dipertandingkan di anfield, tiga pekan yang lalu.

dan dengan situasi yang demikian ini pula, the reds yang sebenarnya sedikit diuntungkan, dikarenakan hasil seri yang paling setidaknya 1-1 bisa saja meloloskan pasukan dari juergen klopp itu dengan keunggulan produktivitas gol tandang.dan juga sebaliknya juga, die roten mesti menang atau mencetak lebih banyak gol dari tim tamu itu.

selain dari itu juga misi lolos liverpool yang masih dibayangi dengan adanya rekor tandang yang kurang bagus atau kurang menarik di kompetisi kali ini opta yang telah menunjukkan atau mengarahkan , bahwa liverpool yang sebenarnya juga sudah menderita kekalahan atau kekecewaan berlinang air mata di empat pertandingan terakhirnya di liga champions dengan cuman hanya berhasil membuat tiga gol dan kemasukan atau kebobolan sembilan gol dari 4 pertandingan yang telah dilewati oleh liverpool .

dan berturut-turut si merah yang juga sudah ditekuk dengan AS Roma 2-4 (disemifinal eg II 2017/2018),Napoli 0-1. Red Star Belgrade 0-2. dan juga paris St. Germain 1-2(fase grup 2018/2019). sedangkan dengan terakhir kali liverpool memenangi liga di markas lawan ketika menghempaskan manchester city 2-1 di etihad pada saat di laga leg II perempatfinal 2017/2018.

Zidane Dijanjikan Akan Mendapatkan Dana Besar

Zinedine Zidane yang bagaimana pun juga udah didukung penuh untuk merombak atau mengatur Skuat dari real madrid yang berada di musim panas ini, dan dengan gelontoran atau dana yang sangat yang besar untuknya jika saja ia berminat untuk masuk kedalam Real madrid , madrid yang bagaimana pun juga akan terus terang mencari dan mendatangkan para pemain top dari berbagai klub tersebut,

selain dari itu juga posisi dari pelatih ini yang sudah mau berkepala 5 atau 50 dan diumurnya 46 tahun itu ia resmi kembali ke madrid lagi, dan kurang dari semusim setelah ia hengkang atau keluar dari real madrid yang berada di akhir musim 2017,2018,Zidane yang juga pada akhirnya akan menggantikan Santiago Solari, yang juga akan secara langsung di berhentikan setelah usai Los Blancos telah gagal total pada di musim ini. dan masih belum bisa berkembang dan membalikkan keadaan yang terpuruk ini oleh madrid itu sendiri.

dan untuk membentuk timnya lagi, atau kembali membuat Real madrid jauh lebih hebat juga, madrid yang telah dikabarkan akan sangat siap mengeluarkan sebesar dana apapun untuknya atau bisa dibilang dana yang terbilang sangat tinggi untuknya sebesar 300 juta pound sterling atau setara dirupiahkan sebesar 5,6 triliun untuknya (Zidane) menurut dari laporan independent, madrid yang juga sangat berniat sekali untuk membangun reputasi lagi sebagai los Galacticos.

Duo Paris St Germain, neymar dan juga kylian mbappe, yang juga telah diyakini akan masuk dalam radar Los Blancos dibursa transfer yang akan mendatang itu, dan kedua pemain yang tersebut kerap dikait-kaitkan seolah dengan kepindahan ke santiago Bernabeu.

dan selain dari itu juga incaran dari madrid lainnya akan ada di premier league, madrid yang juga sudah disebutkan sangat berniat untuk bisa mendatangkan gelandang dari andalan tottenham hotspur christian Eriksenm dan kartu AS Chelsea eden hazard atau pemain andalan dari chelsea itu sendiri.

 

Gol Hazard Pada Masa Injury Time Selamatkan Chelsea Dari Kekalahan

 

Chelsea terhindar dari kekalahan ketika menjamu Wolverhampton Wanderers. Gol dari Eden Hazard pada masa injury time berhasil memaksa skor berakhir seri 1-1.

Bermain di Stamford Bridge pada hari Minggu (10/3/2019) malam WIB, Chelsea ketinggalan terlebih dulu lewat gol Raul Jimenez pada menit ke-56.

Chelsea mesti bekerja keras untuk mencari gol penyama. Tim tuan rumah baru mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada masa injury time lewat sepakan keras Hazard.

Hasil ini membuat The Blues tetap berada di peringkat 6 klasemen Premier League dengan nilai 57 poin. Sementara itu The Wolves juga tetap berada di urutan 7 dengan nilai 44 poin.

Jalannya Laga

Chelsea langsung menguasai jalannya permainan pada awal-awal babak pertama. Umpan-umpan pendek diperagakan Chelsea untuk mendikte permainan Wolverhampton.

Walaupun menguasai jalannya pertandingan, Chelsea baru mampu melepaskan tembakan pertamanya pada menit ke-18. Gonzalo Higuain yang melepaskan tendangan dari sebelah kanan di dalam kotak penalti, akan tetapi Rui Patricio masih bisa menghalau bola.

Higuain kembali menebar ancaman pada menit ke-25. Sundulan kepala Higuain masih sedikit melenceng dari gawang Wolverhampton setelah menyambar crossing Pedro Rodriguez.

Wolverhampton belum bisa melancarkan serangan berbahaya sampai pertandingan berjalan setengah jam. Tim tamu hanya sekedar bertahan sambil menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.

Penguasaan bola terus dikuasai Chelsea. Tapi si kulit bundar lebih banyak berputar-putar di area Wolverhampton tanpa ada ancaman nyata.

Chelsea gagal mencuri keunggulan pada babak pertama. Skor 0-0 tetap bertahan sampai turun minum.

Chelsea kembali menguasai jalannya pertandingan pada paruh kedua. Chelsea terlalu mengandalkan Jorginho untuk membangun serangan.

Hazard menebar ancaman kepada Wolverhampton pada menit ke-50 usai menggiring bola sampai sepertiga akhir wilayah lawan. Hazard terpaksa mesti dijatuhkan pemain lawan tepat di muka kotak penalti. Chelsea mendapatkan tendangan bebas, tapi tembakan David Luiz hanya mengenai pagar betis Wolverhampton.

Jimenez membuat Chelsea terkejut. Jimenez mencetak gol dari jarak dekat sesudah bola sempat mengenai kaki Cesar Azpilicueta. Wolverhampton memimpin 1-0.

Unggul satu gol membuat Wolverhampton bertahan lebih dalam lagi. Tujuh sampai delapan pemain Wolverhampton sering berada di kotak penalti.

Situasi ini membuat Chelsea semakin kesulitan untuk menciptakan peluang. Tidak ada kreativitas serangan Chelsea sampai menit ke-75.

Chelsea baru mampu memberikan ancaman kepada Wolverhampton pada menit ke-86. Willian melepaskan sepakan dari depan kotak penalti yang masih dapat dihalau Patricio.

Kerja keras Chelsea baru membuahkan hasil pada masa injury time. Hazard melepaskan tembakan keras mendatar dari depan kotak penalti untuk menggetarkan jala gawang Wolverhampton.

Tidak ada lagi gol tambahan sampai peluit panjang dibunyikan wasit Michael Oliver. Chelsea dan Wolverhampton pun mesti puas berbagi satu angka.

Ditahan Sassuolo 1-1, Napoli Semakin Jauh Dari Juventus

 

Napoli cuma bisa bermain seri 1-1 ketika menghadapi Sassuolo. Hasil ini pun membuat Napoli semakin ketinggalan jauh dari Juventus di papan klasemen Serie A.

Napoli melawat ke Stadio Mapei untuk melawan Sassuolo pada hari Senin (11/3/2019) dinihari WIB di giornata 27 Serie A. Pertandingan ini langsung berjalan dengan sengit dari menit awal.

Kans pertama di pertandingan ini baru tercipta di menit ke-13. Tendangan jarak jauh Amadou Diawara masih melayang di atas mistar gawang Sassuolo.

Tim tuan rumah lantas membalas di menit ke-22. Jeremie Boga melepaskan sepakan dari ujung kotak penalti, akan tetapi upayanya masih melenceng dari gawang David Ospina.

Napoli nyaris menciptakan gol di menit ke-29. Umpan terobosan dari Adam Ounas diterima Lorenzo Insigne di dalam kotak penalti. Lalu Insigne melepaskan tendangan yang masih bisa diamankan oleh Gianluca Pegolo.

Kedua kesebelasan minim menciptakan kesempatan pada lima menit akhir paruh pertama. Sampai turun minum, skor kacamata alias 0-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, kebuntuan akhirnya terpecahkan di menit ke-52. Sassuolo membuka keunggulannya terlebih dulu melalui Domenico Berardi. Berardi melepaskan tendangan keras dari dekat yang tidak bisa dihalau Ospina. 1-0 untuk Sassuolo.

Ketinggalan satu gol, Napoli pun berusaha bermain lebih menekan untuk menyamakan skor. Pada menit ke-58, tim tamu memberikan ancaman melalui sundulan kepala Kalidou Koulibaly memanfaatkan tendangan sudut Dries Mertens, akan tetapi masih melebar dari gawang Sassuolo.

Serangan yang dilancarkan Napoli semakin bergelombang menjelang pertandingan berakhir. Di menit ke-75, Pegolo mesti membuat penyelamatan gemilang untuk mencegah Napoli mencetak gol. Pegolo menghalau tembakan keras jarak jauh Diawara.

Upaya tidak kenal lelah Napoli akhirnya membuahkan hasil di menit ke-86. Memanfaatkan bola liar, Insigne melepaskan tendangan akurat ke pojok gawang Sassuolo dan merubah skor menjadi 1-1.

Gol Insigne gagal dibalas Sassuolo selama sisa waktu pertandingan. Pertandingan pun berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

Hasil ini membuat I Partenpoi makin ketinggalan jauh dari Juventus. Napoli berada di peringkat 2 dengan nilai 57 poin, kalah 18 poin dari I Bianconeri. Sementara itu I Neroverdi tetap di urutan 12 dengan nilai 32 poin.

Inter Menang 2-0 Atas SPAL

 

Inter Milan mengakhiri tren negatif di dalam 3 pertandingan terakhirnya. Inter berhasil menundukkan SPAL dengan skor akhir 2-0 di pertandingan giornata 27 Serie A.

Inter bermain di kandang sendiri di Giuseppe Meazza ketika melawang SPAL pada hari Minggu (10/3/2019) malam WIB. Inter yang kembali tidak diperkuat Mauro Icardi bermain tumpul pada paruh pertama.

Tim besutan Luciano Spalletti ini tidak sekalipun mencatatkan tembakan ke arah gawang Emiliano Viviano walaupun mereka bermain menyerang pada separuh pertama pertandingan.

Beruntung pada babak kedua tim tuan rumah bisa memperbaiki hal itu dengan 2 kali menjebol gawang SPAL. Yang pertama lewat Matteo Politano di menit ke-67 dan Roberto Gagliardini sepuluh menit kemudian.

Tambahan 3 poin ini membuat I Nerazzurri saat ini mengoleksi nilai 50 poin. Inter yang menempati posisi 4 cuma tertinggal satu poin dari rival sekotanya AC Milan di peringkat 3 klasemen Serie A. Sementara buat I Biancazzurri, kekalahan di kandang Inter membuat mereka tetap berada di urutan 16 dengan nilai 23 poin.

Jalannya Laga

Inter mengambil inisiatif serangan pada awal pertandingan. Inter menciptakan peluang di menit ke-3 melalui Joao Mario. Mario mendapatkan bola liar dari umpan Dalbert yang tidak sempurna dibuang pemain SPAL. Lantas Mario melepaskan tendangan yang masih melayang di atas mistar gawang Viviano.

Inter kembali menebar ancamannya di menit ke-17. Crossing Cedric Soares dari sebelah kanan bisa disambut Lautaro Martinez dengan sepakan voli. Beruntung buat tim tamu karena bola masih melenceng dari gawang mereka.

Tidka mau tinggal diam, SPAL gantian memberikan ancamannya di menit ke-23 saat sundulan kepala Andrea Petagna memanfaatkan sepakan bebas Kevin Bonifazi masih melenceng tipis dari gawang Samir Handanovic.

Pada menit ke-30, Martinez bisa menggetarkan jala gawang SPAL. Akan tetapi wasit Gianpaolo Calvarese lantas menganulir gol itu usai meninjau VAR (Video Assistant Referee). Martinez terlihat mengontrol si kulit bundar dengan tangannya ketika menerima umpan Kwadwo Asamoah sebelum penyerang asal Argentina itu melepaskan tembakan yang membuat Viviano mati langkah.

Di sepanjang paruh pertama, penyelesaian akhir menjadi masalah utama buat Inter. Tercata dari 5 percobaan yang mereka lepaskan, tidak ada satu pun yang mengarah ke gawang SPAL.

Memasuki babak kedua, kondisi itu mampu diperbaiki Inter. Inter bisa membuka keunggulannya menjadi 1-0 di menit ke-67 dari upaya tembakan ke gawang pertama mereka. Gol ini tercipta lewat Politano. Memanfaatkan bola liar di kotak penalti, Politano melepaskan tendangan keras ke sudut kanan gawang SPAL. Derasnya laju si kulit bundar bahkan membuat Viviano tidak bereaksi.

Unggul 1-0 membuat Inter semakin nyaman menekan lini belakang SPAL.

Inter lantas mampu menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui Gagliardini di menit ke-77. Gol ini lahir berawal dari tendangan Soares dari depan kotak penalti. Lantas bola mengarah ke Gagliardini. Dengan sekali kontrol, Gagliardini melepaskan tendangan voli yang menggetarkan jala gawang SPAL.

Pada sisa waktu pertandingan, Inter tetap bermain menyerang. Akan tetapi sampai pertandingan tuntas tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga skor 2-0 untuk keunggulan Inter mengakhiri pertandingan ini.