Montedio Yamagata Menang 2-0 atas Albirex Niigata

Dalam laga match day ke 27 pada ajang kompetisi Liga Dua Jepang yang berlangsung hari Minggu (11/8/2019) tadi malam di ND Soft Stadium Yamagata,tim tuan rumah Montedio Yamagata yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun berhasil mendapatkan kemenangan dan juga tambahan tiga poinnya usai menundukkan lawannya Albirex Niigata dengan skor 2-0 tanpa balas. Dimana gol-gol kemenangan dari tim tuan rumah Montedio Yamagata itu pun dipersembahkan oleh Jefferson Baiano dan Shuhei Otsuki.

Dalam jalannya laga yang berlangsung pada tadi malam,tim tuan rumah Montedio Yamagata yang bermain didepan publiknya sendiri itu pun memang mendapatkan perlawanan yang ketat dan sengit saat menjamu lawannya Albirex Niigata. Sebab hal itu pun bisa terlihat dari jalannya permainan yang cukup berimbang diantara tim tuan rumah Montedio Yamagata dengan tim Albirex Niigata didalam sepanjang pertandingannya pada babak pertama. Namun 2 menit menjelang akhir laga babak pertama,tim tuan rumah Montedio Yamagata pun akhirnya bisa memimpin dengan skor 1-0 terlebih dahulu melalui gol dari Jefferson Baiano.

Memasuki laga babak kedua,tim tuan rumah Montedio Yamagata yang akhirnya bisa memimpin dengan skor 1-0 didalam laga babak pertama itu pun tentunya masih tetap terlihat menjalani laga yang ketat dan berimbang dari awal mulainya laga babak kedua. Dimana yang seperti kita ketahui bahwa tim Albirex Niigata yang tengah tertinggal itu pun mencoba untuk bisa bermain dengan lebih baik agar nantinya mereka pun bisa mengejar ketertinggalannya tersebut. Akan tetapi dimenit 65,tim tuan rumah Montedio Yamagata pun akhirnya bisa menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 melalui gol dari Shuhei Otsuki. Setelah itu skor 2-0 tersebut pun tidak lagi berubah dan bahkan tetap bertahan hingga akhir pertandingan babak kedua.

Dengan demikian raihan kemenangan dan juga tambahan tiga poin yang didapatkan oleh tim tuan rumah Montedio Yamagata pada tadi malam itu pun tentunya masih membuat mereka berada diperingkat keempat pada papan klasemen Liga Dua Jepang dengan jumlah raihan 46 poin. Sementara itu tim Albirex Niigata yang gagal dalam mendapatkan raihan poin positifnya tersebut pun membuat mereka tertahan diperingkat sepuluh dengan jumlah raihan 37 poin.

Danilo Minta Jersey No 7 Kepada Ronaldo?

Danilo sempat minta jersey dengan nomor punggung 7 kepada Cristiano Ronaldo. Akan tetapi hal tersebut hanya gurauan saja didalam sela-sela pembicaraan kepindahannya kedalam klub Juventus.

Juventus sendiri mendapatkan Danilo dari klub Manchester City. Didalam proses transfer tersebut, Juventus harus menyerahkannya kepada Joao Cancelo.

Kepindahannya tersebut sekaligus mempertemukannya kembali lagi kepada Ronaldo dengan Danilo. Kedua pemain tersebut sempat dua musim bermain bersama saat berada di Real Madrid.

Dua musim bermain bersama, hubungan kedua tim tersebut tampak sangat akrab. Ronaldo menyabut Danilo dengan sangat baik pada saat berada di Juventus. Danilo bahkan sempat bergurau saat meminta jersey nomor punggu 7 yang biasanya digunakan oleh Ronaldo.

“Kami hanya bercanda dan saya mengatakan kepadanya kalau saya mau menggunakan jersey nomor 7, akan tetapi sudah diambil alih! Dia menyambut saya saat di Turin dengan senyuman dan juga berkata kalau saya sudah tiba dalam klub yang sangatlah luar biasa,” ujar Danilo didalam sesi konferensi pers.

“Cristiano sudah berbicara mengenai klub ini seperti menjadi sebuah keluarga yang besar dan itu sangatlah menarik sekali bagi saya. Kami mempunyai semuanya yang kami butuhkan untuk bisa menjadi sangat bahagia dan juga Anda dapat melihat bagaimana yang ada disini,” ujar Danilo.

Danilo sendiri nantinya akan menggunakan jersey dengan nomor punggung 13 bersama dengan Juventus. Sebelumnya dia menggunakan jersey dengan nomor punggung 3 saat di City.

“Pada akhirnya saya sudah melihat nomor 13 dikarenakan saya percaya dengan numerologi dan juga 13 mewakili pembaruan serta membuka kedalam arah yang baru,” tutup Danilo.

Saat masih bermain bersama dengan Manchester City selama dua musim, Danilo telah bermain sebanyak 60 pertandingan disemua ajang kompetisi. Selam itu, dia mampu mempersembahkan empat buah gol dan tiga assist.

Performa tersebut mampu membuatnya mempersembahkan lima titel juara untuk Manchester City, yakni dua titel juara Premier League, satu titel juara FA dan juga dua titel juara Piala Liga Inggris.

Cesc Fabregas: Maurizio Sarri Sangat Keras Kepala!

Mantan pemain Chelsea, Cesc Fabregas, tidak sungkan sungkan menyebut Maurizio Sarri sebagai sosok serta watak yang keras kepala. Dengan jelas, ia menggambarkan betapa sulitnya mengubah pandangan mantan pelatihnya tersebut.

Fabregas merupakan salah satu ‘korban’ dari masa kepemimpinan Sarri yang belum genap berjalan satu tahun. Segudang pengalaman yang ia dapatkan bersama klub besar lain seperti Arsenal dan Barcelona juga tidak cukup menjamin ia bisa di beri kesempatan bermain reguler.

Sarri lebih memilih nama nama lain seperti N’Golo Kante, Jorginho yang ia boyong dari Napoli, hingga Ross Barkley dan Ruben Loftus-Cheek untuk mengisi lini tengah. Alhasil, Fabregas harus puas sebagai penghangat bangku cadangan di musim ini.

Sadar bahwa dirinya tidak akan mendapatkan tempat, Fabregas lebih memilih untuk mengalah. Pada bulan Januari lalu, ia memutuskan bergabung dengan salah satu klub Prancis, Monaco. Kehadirannya membuat tim asuhan Leonardo Jardim itu lolos dari zona degradasi.

Sarri Keras Kepala

Kerja sama Fabregas dan Sarri tidak berlangsung lama, namun itu sudah cukup untuk membuatnya mengenal mantan pelatih Napoli tersebut. Salah satu karakteristik pria berumur 60 tahun itu yang tak bisa dilupakan Fabregas adalah keras kepala.

“Dia adalah pelatih yang memiliki ide tersendiri dan enggan berpindah dari itu terlalu jauh. Dia punya ide soal keinginannya memainkan sepak bola yang sangat ingin ia terapkan,” tutur Fabregas dikutip dari Sky Sports.

“Tak peduli apapun yang anda katakan, apapun yang anda sarankan, apapun opini anda, dia tidak akan pernah berubah,” lanjutnya.

Fabregas Menghormati Sarri

Tetapi, Fabregas tidak bisa serta merta membencinya begitu saja. Meskipun keras kepalanya sudah mencapai level tertinggi sekalipun, gelandang asal Spanyol itu tidak bisa melakukan apa-apa kecuali menghormati apapun yang ia lakukan.

“Dia melakukan semuanya dengan cara yang ia suka. Dia punya visi tersendiri soal sepak bola dan, pada akhirnya, dia akan tetap seperti itu dan anda harus menghormatinya,” tandasnya.

Gaya sepak bola Sarri di Chelsea tidak banyak berubah, meski sempat didesak mundur oleh para penggemar. Ia tidak bergeming walaupun skema ‘Sarriball’ miliknya dituding sebagai biang penampilan buruk klub berjuluk The Blues itu di awal tahun 2019.

Pada akhirnya, ia berhasil membuktikan publik salah dengan torehan apik di musim perdananya. Ya, Chelsea sukses mencapai final Carabao Cup, finis di posisi tiga Premier League, dan meraih gelar Liga Europa berkat racikan taktik darinya.

Leroy Sane Dikabarkan Diminati Bayern Munich

Bayern Munich disebut-sebut sedang memburu Leroy Sane. Serge Gnabry yang merupakan pemain sayap Die Roten lantas menyabut kabar tersebut dengan tangan terbuka.

 

Sane mampu tampil dengan apik bersama dengan Manchester City. Dia mampu melesatkan sebanyak 16 buah gol dan memberikan 18 assist. Performa gemilannya tersebut mampu membawa The Citzens menjadi juara Piala Liga Inggris, Piala FA dan juga Premier League. Performa apik tersebut lantas membuat Bayern disebut meminatinya.

 

Bayern sendiri membutuhkan pemain yang bisa dimainkan di sisi sayap serang. Klub berjulukan Bavaria tersebut baru saja ditinggal oleh dua pemain bintang senior mereka, Arjen Robben da Franck Ribery.

 

Tebusan yang tinggi yang diminta oleh The Citizens disebut menjadi penghalang kepindahan Sane ke Bundesliga. Hal tersebut langsung diungkapkan oleh Karl-Heinz Rummenigge yang merupakan CEO klub Bayern Munich. Gnabry juga mengaku sudah berbicara bersama dengan Sane terkait dengan masa depannya nanti.

 

“Saya telah menyapanya dengan melakukan jabat tangan yang sangat istimewa. Saya kemudian bertanya kepada dia tentang masalah ini, namun dia satu-satunya yang dapat memberitahukan kami apa yang nantinya akan terjadi,” kata Gnabry.

 

“Saya tentu akan merasa sangat senang sekali memiliki dia didalam satu tim bersama dengan saya. Kami berteman dengan sangat baik, baik diluar ataupun didalam lapangna,” tutupnya.

 

Sementara itu, mantan pemain Bayern Munich era 1992 hingga 2000, Lothar Matthaus menilai kalau Bayern sudah menyiapkan dana sebesar 100 juta euro. Dia juga meyakini andai si pemain mengungkapkan keinginannya untuk pergi bermain di Jerman, maka Bayern akan siap untuk mengeluarkan dana tersebut langusng.

 

“Jika Sane memberitahu Bayern kalau dia ingin bergabung, saya yakin kalau tim akan siap untuk mendatangkannya,” kata Matthaus.

 

“Bayern akan memiliki penyerang yang hebat untuk berjaya di Eropa. Saya pikir transfer ini akan berhasil.”

 

Meskipun demikian, namun Matthaus tetap menyebut kalau keputusan ada ditangan Sane sendiri. Matthaus menilai jika Sane yang tak selalu menjadi pilihan utama Pep Guardiola dan kerap hanya menjadi penghias bangku cadangan di City akan berpeluang untuk mendapatkan jatah bermain regular jika pergi ke Bayern.

 

“Semua tergantung dirinya. Jika dia nyaman di City bersama Pep Guardiola, maka dia harus tetap bertahan. Namun jika dia ingin mendapatkan jatah bermain yang lebih banyak dan ingin pulang ke Jerman, saya pikir dia harus pergi ke Bayern,” tutupnya.

Atletico Siap Datangkan Mauro Icardi Jika Costa dan Griezmann Hengkang

Perombakan yang bagaimana pun ini juga sering terjadi di lini serang dari Atletico Madrid yang bagaimana pun juga kemungkinan akan terjadi pada saat di musim panas yang akan mendatang lagi. Dan dikabarkan juga bahwa Atletico yang kini sedang mengincar atau ingin merekrut Mauro icadi jika saja seandainya ada penyerangnya yang pergi .

Dan sedangkan dengan Antoine Griezmann yang juga sudah dinamakan yang akan paling disanter dikabarkan bakalan hengkang atau pergi dari Atletico madrid ini, penyerang yang berasal dari prancis itu disebut-sebut akan menuju Barcelona atau pun ingin direkrut oleh Barcelona.

Dan sedangkan dengan Diego Costa yang juga dikabarkan akan menuju pintu keluar dari wanda metropolitan ,Atletico madrid yang telah diklaim bahwa ia semakin lama mulai kehilangan kesabarannya kepada striker yang berasal dari brasil itu.

Dan sejak kembali ke Atletico madrid,costa yang juga tidak pernah tampil maksimal dan baru kali ini saja ia baru mencetak delapan gol . dan bukan dikarenakan produktivitasnya, melainkan catatan disiplin costa yang juga sedang menguji kesabaran dari Diego Simeone. Dan pada saat di akhir pekan kemarin itu, ia juga sudah mendapatkan kartu merah yang secara langsung di keluarkan oleh wasit itu yang berada di laga krusial dengan melawan Barcelona .

Costa juga akan diklaim bakalan dilepas pada saat di musim panas ini. Atletico siap juga mendengarkan penawaran untuk striker yang telah berusia 30 tahun itu, dan terutama dari klub cina itu.

Jika saja Costa dan juga Griezmann yang akan hengkang pada musim panas ini, mungkin rencana dari Atletico madrid yang melakukan pengincaran terhadap icardi,dan bahkan dikabarkan oleh AS, Atletico akan mencoba untuk bisa memanfaatkan waktu renggangnya hubungan dengan icardi dengan inter.

Meski ia juga sudah dikembali dimainkan setelah sempat menepi usai ban kaptennya dicabut pada saat itu, icardi yang bagaimana pun juga akan diprediksi tidak akan bertahan lama di inter. Ia juga sudah dapat penolakan dari supporter garis keras inter itu sendiri.

 

 

Frank Lampard Sangat Berterima Kasih Soal Duane Holmes

Manajer Derby, Frank Lampard, yang bagaimana pun juga sangat berterima kasih kepada Brentford atas tanggapan ataupun respon dari mereka terhadap dugaan pelecehan rasis terhadap duane holmes, yang dimana seorang pria telah di tangkap oleh polisi dan mengatakan bahwa permasalahan itu melampau sepakbola.

Dan bagaimana pun juga polisi yang sudah berhasil menangkap pemegang tiket musiman brentford yang juga sudah dihadiri pada hari sabtu dengan tuduhan mengarahkan pelecehan rasis berada di pemain tengah derby holmes dalam hasil imbang dengan salah satu skornya yaitu 3-3 di griffin park.

Dan kabarnya juga bahwa pria itu telah dibawa lari dikantor polisi London barat setelah ia dtahan ditanah dan kemudian akan dibebaskan dengan jaminan sampai pada tanggal yang masih belum ditentukan tanggalnya pada di bulan mei ini.

Pada saat berbicara mengenai konferensi pers pada hari senin ini,Lampard yang bagaimana pun juga mengatakan bahwa dia(DUANE) tidak apa-apa. Dia marah pada saat itu juga, yang dapat dimengeti, namun akan tetapi sekarang dia baik-baik saja, tergantung pada dengan pihak berwenang untuk bisa menghadapinya sekarang.

Ini juga bukanlah suatu hal masalah bagi pesepakbola. Melainkan ini berada dimana-mana.dan sepatutnya juga mereka harus berusaha untuk bisa menemukan cara yang lebih baik dari sebelumnya untuk bisa menangani hal-hal ini.

“dan bagaimana pun juga saya harus mengatakan bahwa brentford bagus untuk hal itu, jadi tidak ada yang akan mengatakan apapun itu lagi, mereka sangatlah istimewa dan pendukung banget.

Manajer Brentford Thomas Frank yang bagaimana pun juga sudah mengatakan bahwa klub itu senang dengan adanya kejadian tersebut bisa ditangani, dan mengingatkan para penggemar tentang perilaku yang diharapakan dari mereka.

Saya juga tahu bahwa kejadian itu sudah di lakukan sebalikanya denga para pihak berwenang jadi kigta akan sangat menghargai atau mengerti itu,”fank mengatakan pada saat konferensi pers pada hari senin itu.

 

 

 

 

 

Pertandingan Final Piala Presiden 2019 Mendapatkan Serangan Fans

Hasil imbang yang dipetik Persebaya Surabaya melawan Arema FC digugat suporter. Sejumlah pemain disoroti, di antaranya Amildo Balde dan Miswar Saputra.

Leg pertama final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo antara Persebaya vs Arema FC, Selasa (9/4/2019) berakhir imbang 2-2. Hasil ini jadi kerugian besar untuk Persebaya selaku tuan rumah, karena laga penentuan digelar di markas Arema FC.

Usai pertandingan, suporter Persebaya meluapkan kekecewaan dengan melempari pemain. Sejumlah pemain dikritik suporter dengan Amildo dan Miswar jadi dua nama paling disoroti, karena dinilai bermain mengecewakan.

Amildo misalnya, dibandingkan dengan penyerang Persebaya sebelumnya yakni David da Silva. Da Silva musim lalu mencetak 20 gol di Liga 1 untuk Persebaya, menjadi pencetak gol terbanyak kedua di kompetisi.

Tapi musim ini Da Silva dilepas Persebaya. Ia kini bermain untuk Pohang Steelers di Liga Korea Selatan.

“Jadi saya mengimbau kepada suporter, dukunglah pemain, jangan membanding-bandingkan dengan David da Silva yang sudah pergi, untunglah Amildo Balde tidak bermain medsos,” ungkap Pelatih Persebaya Djajang Nurjaman usai pertandingan.

Dan bagaimana pun juga Dia (Da Silva) sudah pergi, dia tidak bisa dibeli karena dia pemain mahal. Jadi tolonglah jangan dibanding-bandingkan. Hari ini Amildo bermain bagus, jadi tidak ada alasan untuk menggantinya,” imbuh pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.

Berita lain,  Leg I final Piala Presiden 2019 menyuguhkan tontonan yang menghibur. Berjalan sengit, Persebaya Surabaya vs Arema FC selesai tanpa pemenang, 2-2.

Saat bertanding di Gelora Bung Tomo, Selasa (9/4/2019) sore WIB, skornya masih sama kuat 1-1 di babak pertama. Gol Bajul Ijo yang dicetak oleh Irfan Jaya pada menit ketujuh, berhasil dibalas oleh Singo Edan lewat Hendro Siswanto 26 menit berselang.

Di babak kedua, Persebaya dan Arema sama-sama mencetak satu gol tambahan. Gol Bajul Ijo dibukukan oleh Damian Lizio lewat titik putih. Dibalas oleh Makan Konate dengan tendangan bebas jarak jauh.

Pertandingan leg II final Piala Presiden akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Jumat (12/4) malam WIB. Arema sudah mengantongi keunggulan gol tandang, tinggal membutuhkan hasil seri 1-1 untuk memastikan diri menjadi juara.

 

 

Spalletti : Saya Terlalu Banyak Berbicara Tentang Icardi, Saya Harus Memikirkan Tim

Luciano Spalletti menolak untuk ditarik pada kinerja Mauro Icardi untuk Inter melawan Atalanta, bersikeras dia telah berbicara tentangnya terlalu banyak ke depan dalam beberapa bulan terakhir.

Icardi membuat penampilan pertamanya di San Siro sejak Februari setelah hikayat yang muncul karena dia dicopot dari jabatan kapten. Pemain Argentina itu mencetak gol saat kembali ke Genoa terakhir kali, tetapi Spalletti enggan berkomentar tentang Icardi setelah pertandingan pada hari Minggu.

“Saya sudah terlalu banyak berbicara tentang Mauro, seperti halnya semua orang, jadi saya ingin berbicara tentang Inter,” kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.

“Icardi harus melakukannya dengan baik, kembali dan bergabung dengan gelandang, seperti yang ia lakukan lebih hari ini, dan mencalonkan diri untuk tim, seperti yang dilakukan oleh semua striker.

“Saya lebih fokus pada kinerja daripada hasilnya. Saya santai jika tim memainkan sepakbola yang baik, jadi saya tidak hanya ingin mencetak gol untuk menyelesaikan pekerjaan. Tim bermain dengan baik hari ini, jadi saya senang.”

Spalletti puas dengan kinerja timnya meski harus puas bermain imbang 0-0 dalam pertandingan utama dalam perlombaan untuk empat besar di Serie A.

Inter yang berada di posisi ketiga kini unggul lima poin dari Atalanta dan AC Milan, yang berada di level 52 poin, dalam pertempuran seru untuk sepakbola Liga Champions.

Tetapi tidak ada terlalu banyak peluang dan menghasilkan jalan buntu pada hari Minggu San Siro, meskipun itu tidak mengganggu Spalletti.

“Itu adalah pendekatan yang ditentukan dari kedua tim dan bagus untuk melihat begitu banyak permainan yang adil di lapangan,” tambahnya.

“Ivan Perisic mengalami awal yang sulit, tetapi perlahan menjadi hangat dan melakukan apa yang harus dia lakukan.

“Sesekali, kita mendapatkan sedikit kekacauan dalam kepemilikan dan tidak selalu membuat keputusan yang logis. Kesederhanaan mungkin tampak murah, tetapi itulah yang Anda butuhkan untuk menciptakan ruang.”

Marcelo Brozovic mengalami ketegangan paha yang memaksanya pergi setelah 20 menit, dengan Spalletti mengatakan: “Kita harus melihat apa yang dikatakan tes, tetapi dia tentu tidak akan ada di sana untuk pertandingan berikutnya [melawan Frosinone].”

De Bruyne Menegaskan Dia Tidak Peduli Dengan Stadion Baru

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, tidak berpikir Tottenham berada di stadion baru mereka akan berdampak signifikan pada pertandingan perempat final Liga Champions, Selasa.

Sisi tim asuhan Pep Guardiola ke Stadion Tottenham Hotspur setelah debut Spurs yang lama tertunda di fasilitas berkapasitas 62.000 berkilau itu datang dengan kemenangan 2-0 atas Crystal Palace.

Suasana yang tak terlupakan diantisipasi untuk kunjungan leg pertama City ke London utara tetapi De Bruyne lebih peduli tentang pemain berkualitas seperti Harry Kane, Christian Eriksen dan Dele Alli membawa ke peringkat Tottenham.

“Aku tidak peduli dengan stadion,” katanya. “Saya peduli dengan tim yang kami mainkan.

“Semua orang berbicara tentang stadion seperti sesuatu yang istimewa. Semua orang memiliki stadion. Semua orang memiliki pendukung. Mereka akan siap untuk itu.

“Saya tidak berpikir akan ada perbedaan. Mereka mungkin akan sedikit lebih bersemangat tetapi pada akhirnya itu adalah stadion dengan pendukung.

“Jika mereka pergi ke Wembley dengan 80.000 atau di sana dengan 62.000, itu akan sama. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi saya pikir kami akan baik-baik saja.”

City mengalahkan Brighton dan Hove Albion 1-0 di semifinal Piala FA Sabtu dan akan menghadapi Watford ketika mereka kembali ke Wembley bulan depan.

De Bruyne dan rekan satu timnya mengalahkan Chelsea dalam adu penalti untuk mengangkat Piala EFL pada bulan Februari dan tetap terkunci dalam pertempuran untuk gelar Liga Premier dengan Liverpool.

Guardiola berpikir City meraih empat gelar utama belum pernah terjadi sebelumnya “hampir tidak mungkin” dan De Bruyne merasa jadwal melelahkan mereka harus dinegosiasikan harus diakui.

“Tidak ada gunanya memikirkannya. Apakah kamu tahu seberapa berat jadwalnya?” Kata De Bruyne.

“Saya pikir orang-orang meremehkan bagaimana perlengkapan datang secepat itu. Anda tidak dapat memikirkannya. Kami bahkan tidak punya waktu untuk beristirahat sendiri, jadi bagaimana kami bisa memikirkan apa yang akan terjadi dalam empat minggu?

“Kami hanya akan bermain Selasa dan kemudian semoga memainkan permainan yang bagus.”

City jatuh di babak perempat final Liga Champions musim lalu, ketika mereka kalah 5-1 dari Liverpool secara agregat. Mereka akhirnya tidak dapat pulih dari ketinggalan 3-0 dalam 31 menit leg pertama di Anfield.

Menjelang perjalanan lain untuk menghadapi saingannya di Liga Premier, De Bruyne tidak ragu tentang pelajaran apa yang bisa dipetik City dari cobaan Merseyside itu.

“Tidak ada,” tambahnya. “Tim yang berbeda, tahun yang berbeda, pemain yang berbeda.

“Tahun lalu kami mengalami musim yang hebat, kami tidak berhasil melampaui perempat final dan hanya itu.”

Solskjaer Menyiapkan Diri dan Tim Untuk Melawan Barcelona

Baru tiga bulan berlalu sejak Ole Gunnar Solskjaer memimpin Manchester United menyusul pemecatan Jose Mourinho. Dalam 90 hari yang aneh itu, pemain Norwegia ini telah mengubah suasana di Old Trafford dengan cara yang spektakuler dengan awan gelap yang melayang selama musim ketiga Mourinho yang membuka jalan bagi janji masa depan yang lebih cerah.

Masa jabatan Solskjaer sejauh ini bukan sesuatu yang luar biasa dengan finish di empat besar Liga Premier yang tampaknya berada di luar jangkauan United yang sekarang terlihat jelas meskipun ada beberapa kemunduran baru-baru ini.

Semuanya dimulai dengan 11 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi dengan suasana pesta yang biasa terjadi selama masa Sir Alex Ferguson kembali ke Old Trafford.

Status legendaris mantan striker di United itu mengambil kedudukan lebih lanjut selama pertandingan babak 16 Liga Champions UEFA melawan Paris Saint-Germain di mana Setan Merah menjadi klub pertama dalam sejarah yang maju setelah dikalahkan oleh selisih dua gol di. leg pertama diadakan di rumah.

Hampir semuanya yang disentuh Solskjaer sejak bar kedatangannya Alexis Sanchez telah berubah menjadi emas bersama Paul Pogba, Marcus Rashford, dan bahkan Romelu Lukaku bersorak kembali ke bentuk semula sementara Scott McTominay muda telah meningkatkan waktu selama masa krisis cedera.

Maka tidak mengherankan melihat Solskjaer ditunjuk penuh waktu dengan kontrak tiga tahun dengan Ole di belakang kemudi.

Namun, kemunduran baru-baru ini termasuk kekalahan beruntun melawan Wolves di Piala FA dan Liga Premier telah menghilangkan kemilau masa dongeng Norwegia. Ditambah dengan kekalahan melawan Arsenal sebelumnya, United sekarang menemukan diri mereka dalam bahaya nyata kehilangan sepakbola Liga Champions musim depan.

Dengan demikian, pertandingan perempat final yang akan datang melawan Lionel Messi yang didukung Barcelona mengasumsikan signifikansi yang lebih besar bagi United dan manajer yang sangat mereka cintai. Dengan tanda tanya dan keraguan kecil mulai merayap berdasarkan tampilan baru-baru ini, Solskjaer dan klub perlu membuat pernyataan, dan yang besar pada saat itu.

Barcelona akan menjadi tim yang United paling tidak akan pernah menghadapi sebelum undian dibuat tetapi dalam kata-kata Solskjaer sendiri, ‘gunung dimaksudkan untuk didaki’.

Inilah cara menyaksikan pertandingan Liga Champions UEFA Manchester United melawan Barcelona LANGSUNG dari Asia Tenggara