Alexis Sanchez: Chili Cukur Jepang 4-0

 

Chili mengawali perjalanan di Copa America 2019 dengan kemenangan besar. Alexis Sanchez dkk menghajar tim undangan, Jepang, dengan skor telak 4-0.

Chili dan Jepang tampil di Estadio do Morumbi pada hari Selasa (18/6/2019) pagi WIB. Jepang terlebih dulu membuat repot pada awal-awal laga, salah satunya melalui kans Shoya Nakajima pada menit ke-9 yang masih bisa dihalau oleh Gabriel Arias.

Chili perlahan-lahan bisa keluar dari tekanan Jepang. Pada menit ke-28, sebuah umpan dari Jean Beausejour disambar oleh Eduardo Vargas, akan tetapi Keisuke Osako masih mudah mengamankan bola.

Sanchez memperoleh kesempatan pada menit ke-35. Tendangan Sanchez menyambut umpan tendangan sudut masih melenceng dari gawang.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-41. Umpan lambung Charles Aranguiz disundul Erick Pulgar dan bola melesak masuk ke sudut kiri atas gawang Jepang. Chili pun memimpin 1-0.

Jepang hampir menyamakan skor pada menit ke-44 karena kesalahan yang dilakukan Sanchez. Bola direbut Jepang dengan Gaku Shibasaki memberikan ke Ayase Ueda yang lantas melewati Arias. Akan tetapi Shibasaki terlalu lama menahan bola dan terus bergerak melebar, sehingga akhirnya melepaskan tembakan lemah yang berakhir melenceng.

Menjelang babak pertama berakhir, Sanchez mendapatkan peluang bagus. Sanchez menyambar crossing dari sebelah kanan, namun masih tepat mengarak ke Arias. Chili pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Jepang.

Chili menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-54. Kerjasama Arturo Vidal, Aranguiz, Vargas dan Mauricio Isla berujung gol. Sepakan Vargas sempat mengenai Takehiro Tomiyasu sehingga mengelabui Osako.

Jepang mendapatkan kans untuk membalas 3 menit kemudian. Shibasaki mencuri bola dari Vidal dan melepaskan crossing, tapi penyelesaian akhir Ueda masih melenceng.

Kesempatan lain didapatkan Jepang di menit ke-65. Kali ini Takefusa Kubo yang melewati beberapa pemain dan melepaskan tembakan. Bola masih melebar dari sasaran.

Ueda kembali berada di dalam situasi bagus pada menit ke-69. Kubo memberikan bola kepada Ueda, namun gagal dijangkaunya.

Sesudah serangkaian serangan Jepang, Chili menciptakan gol ketiganya pada menit ke-82. Umpan Aranguiz dituntaskan Sanchez dengan sundulan kepala untuk membawa Chili menjauh 3-0.

Semenit kemudian, skor kembali berubah. Vargas menusuk dan Osako bergerak meninggalkan sarangnya. Dengan cerdik, Vargas melambungkan si kulit bundar ke gawang yang sudah kosong. 4-0 untuk Chili.

Hingga laga tuntas, tidak ada lagi gol yang tercipta. Dengan hasil ini, La Roja untuk sementara memuncaki Grup C dengan nilai poin dan selisih gol yang sama dengan Uruguay, tapi unggul di poin fairplay.

Sementara itu Samurai Blue dengan situasi yang sama menempati peringkat , unggul poin fairplay dari Ekuador yang juga dikalahkan 0-4 oleh Uruguay. Chili mengoleksi satu kartu kuning, Uruguay dan Jepang memiliki 2, sementara Ekuador sudah mendapatkan satu kartu merah langsung.

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi Mengatakan Tidak Ada Lagi Perilaku Selebritas

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi mengatakan para pemainnya tidak ada di sini untuk menyenangkan diri mereka sendiri dan telah memanggil perilaku selebritas di klub sepakbolanya.

Masalah di luar lapangan tampil menonjol di musim 2018/2019 di PSG, kampanye di mana tim Thomas Tuchel memenangkan Ligue 1, tetapi tersingkir oleh Manchester United di babak 16 besar di Liga Champions dan juga gagal memenangkan salah satu dari Prancis piala domestik untuk pertama kalinya sejak 2013. Cuplikan juga muncul di Instagram tentang dia menyerang penggemar di tribun di Stade de France setelah kekalahan final Piala Prancis PSG dari Rennes pada April pada sebuah insiden yang mengakibatkan dia kehilangan kapten Brasil itu.

Pemenang Piala Dunia Kylian Mbappe mengatakan pada bulan Mei bahwa ia telah mencapai titik balik dalam karirnya dan akan terbuka untuk proyek baru, sementara itu bek kanan Thomas Meunier menyatakan dia terbuka untuk meninggalkan Parc des Princes. Adrien Rabiot menolak untuk menandatangani kontrak baru yang menuntun Tuchel untuk menjatuhkannya dari pasukannya, dan usulan langkah ke Barcelona gagal pada Januari. Pada hari Jumat bahwa pria Prancis telah mengadakan pembicaraan tentang kepindahan ke Juventus.

Pemilik klub Al-Khelaïfi, yang pada bulan Mei sendiri membantah tuduhan korupsi sehubungan dengan upaya Qatar untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Atletik Dunia 2017, menginginkan perubahan dalam sikap para pemain di PSG sebelum kampanye 2019/2020 mereka. Para pemain harus memikul tanggung jawab mereka lebih dari sebelumnya. Itu pasti sangat berbeda, kata presiden klub kepada France Football.

Mereka harus melakukan lebih banyak, bekerja lebih banyak. Mereka tidak ada di sana untuk menyenangkan diri mereka sendiri. Dan jika mereka tidak setuju, pintunya terbuka, ciao! Saya tidak ingin memiliki perilaku selebriti lagi. Al-Khelaifi akan berharap bahwa pengangkatan Leonardo kembali sebagai direktur olahraga PSG pada hari Jumat sebagai pengganti langsung untuk Antero Henrique akan membantu memadamkan beberapa masalah terkait transfer yang saat ini dihadapi oleh juara domestik Prancis.

Hubungan kerja Tuchel dengan Henrique menjadi semakin tegang karena kebutuhan untuk memperkuat skuad yang terkena cedera, kurangnya pemain Januari, dan masalah yang sedang berlangsung seputar status Rabiot di klub. Al-Khelaifi mengatakan. Saya menyadari bahwa perubahan itu penting, jika tidak kami tidak pergi ke mana-mana. Dalam dua menit, masalah diselesaikan di antara kami.

Dia akan memiliki semua kekuatan olahraga. Leo, ini temanku. Dia luar biasa. Saya memiliki kepercayaan penuh padanya. Otoritas alaminya akan melakukan yang baik untuk semua orang, terutama untuk semua para pemain yang ada disini.

Gracia, Frank Lampard dan Para Calon Pengganti Sarri

 

Chelsea tidak perlu kecewa seandainya Frank Lampard tidak direstui melatih disana. Sebab, masih ada pengganti yang tidak kalah bagus daripada Lampard. Siapa saja?

Chelsea baru ditinggal oleh Maurizio Sarri yang memutuskan untuk pergi sesudah satu tahun berada disana. Sarri tak kuasa menolak pinangan Juventus untuk kembali melatih di Serie A.

Saat ini Chelsea dihadapkan kepada pilihan sulit untuk mencari pengganti Sarri. Bukan apa-apa karena The Blues sedang diskorsing transfer oleh FIFA sehingga itu akan menyulitkan pengganti Sarri nantinya.

Baru Lampard saja yang disebut-sebut akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Sarri. Sebab, Lampard dianggap pas karena dia merupakan legenda Chelsea dan para pemain akan menghormatinya.

Namun di lain sisi, pilihan tersebut dianggap riskan mengingat Lampard masih minim pengalaman melatih di level top. Pria berusia 40 tahun itu baru sekali melatih, itupun di klub Championship bersama Derby County.

Walaupun demikian, prestasi Lampard meloloskan Derby ke final Playoff Championship, sebelum akhirnya dikalahkan Aston Villa menjadi daya tarik tersendiri. Jalan ‘Si Biru’ mendapatkan Lampard tak mudah karena The Rams kabarnya malah ingin memperbaharui kontrak pria kelahiran Romford, 20 Juni 1978 itu.

Belum lagi Lampard bakal berpikir 2 kali kalau diserahi tugas menangani Chelsea mengingat pemilik klub, Roman Abramovich, tidak segan-segan untuk memecat manajer kalau klub bermain dengan buruk.

Nah, kalau akhirnya Lampard menolak, Chelsea sebenarnya tak perlu khawatir karena masih banyak manajer bagus yang bisa direkrut. Salah satu kandidat kuat lainnya adalah manajer Watford, Javi Gracia.

Manajer asal Spanyol itu memang pada awalnya berada di urutan teratas untuk menggantikan Sarri yang sudah lama digosipkan akan pergi. Prestasi Gracia membawa The Hornets menjadi finalis Piala FA dan finis di posisi 10 besar musim ini menjadi catatan tersendiri.

Selain Gracia, ada juga Nuno Espirito Santo yang merupakan manajer Wolverhampton Wanderers. Akan tetapi misi Chelsea menggaet Santo sepertinya sulit mengingat manajer asal Portugal itu mencatatkan pencapaian bagus ketika membawa The Wolves finis di peringkat 7 setelah baru promosi di musim lalu.

Pelatih Ajax Amsterda, Erik Ten Hag, juga masuk ke dalam daftar. Ten Hag memiliki gaya melatih yang mirip dengan Sarri dan disebut akan mudah beradaptasi dengan para pemain. Nilai lebih pelatih asal Belanda itu adalah dia bisa saja meroketkan para pemain akademi Chelsea yang sedang terkena hukuman transfer.

Ada juga satu nama dari Jerman, yakni Ralf Rangnick. Rangnick merupakan pelatih top mengingat mampu membawa RB Leipzig bersaing di papan atas. Posisi manajer asal Jerman itu sebagai pelatih Leipzig tidak akan dilanjutkan di musim panas ini. Nah, kebetulan Rangnick mau mencari tantangan di luar Jerman dan Chelsea sepertinya bakal cocok untuknya.

Nama Massimiliano Allegri sempat muncul, tapi keputusannya untuk istirahat sejenak dari dunia kepelatihan selama setahun bisa menjadi penghalang Chelsea. Akan tetapi The Blues bisa saja menjalin ikatan dengan Allegri dan mengorbankan satu musim bersama manajer lain sambil menunggu musim 2020/2021.

Jadi, mau memilih siapa Chelsea?

Argentina Takluk 0-2 Dari Kolombia

 

Argentina memulai Copa America 2019 dengan menelan kekalahan. Gol Roger Martinez dan Duvan Zapata memastikan Kolombia menang dengan skor akhir 2-0 atas Argentina.

Di dalam laga yang berlangsung di Arena Fonte Nova pada hari Minggu (16/6/2019) pagi WIB, Argentina langsung mendapatkan serangan gencar dari Kolombia selepas kickoff.

Kolombia memberikan ancamannya pada menit ke-16 ketika Martinez menyambar umpan dari Radamel Falcao, akan tetapi bola masih mengenai pemain Argentina dan cuma menghasilkan tendangan penjuru.

Hingga 25 menit berlalu, Argentina masih sulit untuk mengembangkan permainannya. Sementara itu Kolombia bermain lebih agresif dan berbahaya ketika menguasai si kulit bundar.

Tembakan James Rodriguez pada menit ke-35 masih belum mengarah ke gawang. Wasit asal Chili, Roberto Tobar, sempat meninjau lewat VAR (Video Assistant Referee) apakah bola sempat mengenai tangan pemain Argentina sehingga berpotensi menghasilkan penalti. Namun sesudah meninjau VAR, wasit memutuskan tidak ada penalti.

Lewat sepakan bebas pada menit ke-38, umpan Rodriguez disambar Falcao dengan sundulan kepala, tapi masih belum mengarah ke gawang. Paruh pertama pun tuntas tanpa gol.

Babak kedua baru berjalan, Argentina memberikan ancaman melalui tendangan jarak jauh Leandro Daniel Paredes. Bola melenceng tipis di samping gawang Kolombia.

Argentina memberikan ancaman lainnya pada menit ke-59, kembali lewat Paredes. Kali ini tembakan voli Paredes masih bisa diantisipasi David Ospina.

Sepakan Lionel Messi pada menit ke-62 masih mengarah tepat ke Ospina sehingga mudah diamankan. Ospina kemudian menghalau sundulan kepala Sergio Aguero empat menit kemudian dan upaya lanjutan dari Messi melenceng.

Terus diserang Argentina, Kolombia justru menciptakan gol terlebih dulu pada menit ke-71. Martinez melancarkan tusukan dari sebelah kiri, berlari ke tengah dan kemudian melepaskan tembakan keras untuk menaklukkan Franco Armani. 1-0 untuk Kolombia.

Tendangan bebas Messi pada menit ke-77 masih belum membahayakan gawang Kolombia.

Kolombia menggandakan keunggulannya menjadi 2-0 pada menit ke-86. Zapata menuntaskan umpan dari Jefferson Lerma dan menegaskan keunggulan Kolombia.

Argentina memberikan ancaman lewat Paredes. Sepakan keras Paredes dari situasi bola mati masih bisa dihalau Ospina.

Argentina kembali menciptakan peluang ketika German Pezzella mendapatkan bola liar menyusul sepakan bebas Messi. Namun upaya Pezzella masih mengarah tepat ke Ospina.

Dengan hasil ini, Los Cafeteros memuncaki Grup B dengan nilai 3 poin dan La Albiceleste berada di peringkat terbawah.

Andrea Barzagli telah di kabarkan segera pensiun

Dengan adanya sebuah kabar yang sangat mengejutkan dari klub Juventus. Dengan seorang bek senior mereka yang bernama Andrea Barzagli harus melakukan pemutusan untuk pensiun setelah pada akhir musim kompetisi 2018-2019 kini.

Andrea Barzagli bergabung dengan Juventus pada di tahun 2011 lalu. Karena selama delapan tahun ia berada di Turin, namun adanya seorang bek yang berusia tiga puluh tujuh tahun sudah pernah berasil untuk meraih dengan kesuksesan besar.

Andrea Barzagli sampai dengan sejauh ini sudah berhasil untuk mencatatkan sebanyak dua ratus delapan puluh penampilan untuk Si Nyonya Tua. Maka selain itu ia juga sudah pernah berasil meraih dengan sebanyak tujuh gelar dengan secara beruntun pada saat bersama Juventus.

Maka adanya seorang bek yang berasal dari Italia sudah bermain dengan selama delapan puluh menit pada saat dengan Juventus tang bertandang ke stadion Paolo Mazza pada tanggal (13/4) melawan dengan klub SPAL. Karena pada saat di laga itu, Juventus sudah menelan kekalahan dengan skor 1-2 dari SPAL dan sehingga mereka akan harus menunda gelar juaranya.

Setelah pertandingan melawan SPAL, Barzagli mengumumkan bahwa dirinya akan gantung sepatu pada akhir musim. Faktor cedera menjadi pertimbangan Barzagli untuk mengakhiri kariernya.

“Ketika Anda seorang pemain bola, sulit untuk memikirkan kehidupan setelah sepak bola, tetapi cedera musim ini membantu saya untuk memahaminya. Saya telah memutuskan untuk pensiun pada Juni.” Jelas Andrea Barzagli di situs resmi klub.

Andrea Barzagli mengaku belum punya rencana apapun setelah pensiun akhir musim ini. Dia masih harus memikirkan secara matang sebelum memutuskannya.

Dan saya mencoba mencari tahu apa yang harus saya lakukan selanjutnya. Saya tertarik dengan berbagai ide di dunia sepakbola, dan saya akan meluangkan waktu untuk memutuskan.

“Saya harus mengerti apa yang menarik minat saya dan apakah saya bisa melakukannya dengan baik. Bermain sepak bola adalah impian saya sejak kecil. Saya harus menemukan sesuatu yang memberi saya antusiasme yang sama.”

Setan Merah merasa rugi besar kalau Jual Paul Pogba

Mantan pemain Manchester United, Paul Scholes berharap Ole Gunnar Solskjaer mau melakukan segala cara untuk merayu Paul Pogba tetap bertahan di Old Trafford. Scholes yakin saat ini Pogba adalah pemain terbaik yang dimiliki MU.

Saat ini MU mulai dihantam beberapa isu transfer. Empat pemain MU yang seperti Juan Mata, Ander Herrera, Antonio Valencia, dan Matteo Darmian bakal kehabisan kontrak di akhir musim ini, mereka bisa hengkang ke klub mana pun dengan gratis.

Kabarnya MU sedang berusaha mati-matian mempertahankan Herrera dari rayuan PSG, dan mungkin sudah mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak di kasus Darmian. Namun, Scholes yakin tidak ada satu pun dari empat pemain itu yang layak dipertahankan.

Kontrak Pogba terbilang masih cukup lama, tetapi kabarnya sang pemain sudah siap hengkang ke Real Madrid. Rumor ini terus menguat seiring waktu berjalan. Kemampuan Pogba dinilai sangat tepat untuk Madrid musim depan.

Saat ini ada beberapa pemain MU yang memasuki mendekati 12 bulan final dalam kontrak mereka. Ada Marcus Rashford, Paul Pogba, dan David De Gea. Tiga pemain ini krusial, khususnya Pogba, dan karena itulah Scholes berharap MU fokus mempertahankan POgba.

“Saya kira sudah ada beberapa contoh di tahun-tahun silam, ketika MU kehilangan pemain, tidak peduli seberapa besarnya pemain itu, entah David Beckham, Roy Keane, Cristiano Ronaldo, itu tidak penting, tidak terlalu penting.” Ujar Scholes kepada BT Sport.

Biarpun demikian, MU yang sekarang belum siap kehilangan Pogba, Schole sangat memahami itu. Menjual Pogba berarti menjual pemain terbaik yang mereka miliki, dan MU bisa kembali ke titik nol karena membuat kesalahan fatal itu.

“Namun, pada titik saat ini, = MU kehilangan Pogba bakal jadi bencana. Dia memang pernah dikritik karena inkonsistensinya, kami tahu itu, tetapi dia masih mencetak 15 gol semusim.”

Pogba baru saja membuktikan peran pentingnya untuk MU. Dia mencetak dua gol penalti yang mengantar MU mengalahkan West Ham dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Premier League 2018/19 kini.

Aaron Ramsey mendapatkan sebuah tantang besar

Seorang manajer dari Arsenal yang bernama Unai Emery, ia telah memberikan adanya sebuah tantangan yang cukup besar bagi Aaron Ramsey agar supaya bisa mengakhiri bersama dengan karirnya di stadion Emirates dengan berhasil meraih gelar juara.

Karena Aaron Ramsey tampaknya sudah bisa untuk di pastikan tinggal Arsenal dengan secara begitu saja pada di musim akhir ini. Karena ia akan telah memulai dengan pertualangan baru bersama dengan klub Juventus.

Meskipun ia sudah pasti untuk mengangkat kaki, maka Unai Emery akan tetap memainkan seorang pemain yang berasal dari Wales karena dengan cara taktiknya sangat cukup bagus. Di dalam tujuh laga terakhir ini akan semua di dalam ajang kompetisi, ia telah berhasil untuk bisa membuat sebanyak tiga gol. Dan sehingga juga bisa menambahkan sebanyak satu assist.

Saat ini, Arsenal akan memiliki peluang di zona empat besar ajang liga. Namun mereka juga bisa balik ke ajang Liga Champions setelah dengan dua musim pada sebelum melalukan absen.

Selain itu mereka juga berpeluang jadi juara di Liga Europa. Sekarang The Gunners sudah masuk ke babak perempat final dan sudah menginjakkan satu kakinya di babak semifinal karena di leg pertama menang 2-0 ats Napoli.

Unai Emery kemudian membujuk Aaron Ramsey agar terus mempertahankan performa apiknya. Dengan demikian ia nanti bisa membantu Arsenal meraih prestasi apik di akhir musim.

“Itu tidak mudah baginya setelah ia menandatangani kontrak dengan Juventus, tetapi fokusnya adalah untuk membantu kami dan sikapnya adalah sikap yang sangat luar biasa terhadap setiap sesi pelatihan.” Ucapnya seperti dilansir Goal international.

“Saya terus berbicara dengannya tentang melakukan sesuatu yang sangat penting dalam pertandingan terakhir di sini di dua kompetisi yang sangat penting bagi kami.” Seru Unai Emery.

“Ia ingin melakukan sesuatu yang penting bagi suporter dan saya ingin melakukan sesuatu yang penting baginya di pertandingan terakhirnya di sini.” Tandasnya.

3 Pemain Liga Inggris yang Bakal Bergabung ke Real Madrid

 

Perform Real Madrid telah tampak lebih baik dibawah bimbingan Santiago Solari. Pria asal Argentina itu sukses membawa timnya menempati di tempat ke-2 klassemen La Liga.

Bahkan juga, Los Blancos sekarang ini masih tetap miliki kesempatan menjadi juara La Liga di akhir musim. Karena, mereka cuma ketinggalan enam point dari pimpinan klassemen Barcelona.

Walau demikian, tidak bisa disangkal jika scuad Madrid sekarang ini perlu perbaikan. Mereka pun butuh temukan simbol baru sesudah kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus.

Madrid mesti lakukan berbelanja besar pada bursa transfer musim panas yang akan datang. Mereka dapat membidik beberapa pemain bintang yang bermain di Premier League.

Di bawah ini tiga bintang Premier League yang dapat pindah ke Real Madrid pada musim panas.

Christian Eriksen

Eriksen masuk dengan Tottenham Hotspur dari Ajax pada 2013 dengan cost transfer seputar 12,15 juta pounds. Pemain internasional Denmark itu adalah pemain terpenting Spurs tidak hanya Harry Kane, Dele Alli, serta Son Heung-min.

Eriksen dihubungkan dengan Real Madrid akhir-akhir ini. Raksasa Spanyol itu dilaporkan tertarik mengambil pemain internasional Denmark itu menyusul ketidakpastian sekitar hari esok Isco, Luka Modric serta James Rodriguez.

Style bermain Eriksen dapat membuat masuk dengan gampang ke starting XI Madrid. Ia dapat menyuntikkan kreatifitas di scuad Los Blancos sekarang ini.

Harry Kane

Harry Kane dipandang seperti salah satunya penyerang elit dalam dunia sepakbola. Kane menimba pengetahuan di akademi Arsenal tapi namanya cemerlang bersama dengan Tottenham.

Pemain dari Inggris itu dapat cetak banyak gol untuk Spurs dengan berkelanjutan tiap-tiap musim. Karenanya, tidaklah heran jika pemain berumur 25 tahun itu diharapkan banyak club papan atas Eropa.

Kurangnya prestasi yang dicapai Spurs dapat membuat Kane tinggalkan club. Kane dapat jadi alternatif yang prima untuk Karim Benzema di Real Madrid.

Eden Hazard

Pemain Belgia itu masuk dengan Chelsea pada 2012. Mulai sejak itu, Hazard jadi sisi yang tidak tergantikan dari scuad The Blues.

Juara Premier League 2x itu ialah salah satunya pemain yang dapat memenangi Ballon d’Or di hari esok. Sesudah Cristiano Ronaldo tinggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas, Hazard makin marak dihubungkan dengan Real Madrid

Mengingat tempat Chelsea sekarang ini dibawah Maurizio Sarri, Hazard dapat tinggalkan Stamford Bridge dalam tempo dekat serta masuk dengan Madrid. Ia dapat jadi simbol baru Madrid mengingat Gareth Bale seringkali menepi sebab cedera.

Jorginho Dinilai Terlalu Lambat

Jorginho yang kini telah dinilai bahwa ia terlalu lambat dalam untuk menjalankan sebuah peran yang sentral yang berada di lapangan tengah pada tim Chelsea itu sendiri.dan selain dari itu juga italia yang juga tidak sama dengan inggris, yang seharusnya dia juga harus bergerak dan berpikir lebih cepat.

Selain dari itu juga bahw jorginho yang bagaimana pun juga sudah di beli Chelsea yang berasal dari klub Napoli dalam memenuhi kebutuhan dari Maurizio Sarri dalam mengembangkan suatu perkembangan skema permainannya di Stamford bridge. Menurut kabarnya sendiri bahwa gelandang yang berasal dari brasil itu juga pernah menjadi jangkar permainan the blues, dan dimana ada suatu aliran bola bnyak yang berpusat padanya.

Namun akan tetapi, ada dua kekalahan yang juga sudah mengakibatkan suatu permainan menjadi lebih buruk yang kini masih diderita oleh Chelsea dalam dua pekan terakhir yang juga sudah banyak memunculkan pertanyaan-pertanyaan persoalan pada kemampuan dan keahilan dari jorginho itu . dan pada saat aliran bola yang telah menuju jorginho itu berhasil dibatasi, dan Chelsea yang bagaimana pun juga sudah mendapatkan suatu keharian maupun pertandingan yang berjalan tidak mulus dikarenakan bahwa Chelsea telah kalah telak pada saat melawan Bournemouth dengan skor yang juga tidak pantas sekali yaitu 0-4 . itu pun begitu sangat digilas oleh manhester city di bantai dengan skor yang jauh lebih dalam yaitu 6-0.

“saya juga tidak mempunyai masalah sama sekali dengan jorginho. Dan bagi saya bahwa dia adalah suatu pemain yang bagus dan juga konsisten meskipun pada saat Chelsea yang sedang mengalami hari-hari yang tidak menyenangkan. Namun akan tetapi di premier league, bukan serie a. anda tidak bisa bermain di italia dengan cara yang sama diinggris,”ujar mantan dari gelandang Chelsea dan juga timnas dari prancis,Emmanuel Petit.

“Di Italia anda juga punya waktu yang cukup untuk bermain, dalam mengatur bola, dan itu juga sudah dilakukan dengan indah,dan juga tidak diragukan lagi.”

 

Pep Guardiola Sempat Tolak Chelsea

Kekalahan 6-0 atas Manchester City tidak hanya pekerjaan Maurizio Sarri dalam bahaya, pria asal Italia itu menjadi favorit pemain taruhan untuk menjadi manajer berikutnya yang dipecat di Liga Premier. Tetapi beberapa pemain memiliki dianggap tidak cukup baik. Marcos Alonso, David Luiz, Jorginho, dan Ross Barkley semuanya mengerikan melawan City dan menunjukkan mengapa mereka mendapat kecaman musim ini.

Tidak ada yang bisa dilakukan sampai jendela transfer musim panas, tentu saja, jadi sementara itu pemain seperti Emerson, Andreas Christensen, Mateo Kovacic dan Ruben Loftus-Cheek dapat bermain sebagai gantinya.

“Sulit menggambarkan kinerja kami. Sulit juga untuk mengerti, “katanya.

“Kami memulai dengan baik tetapi setelah empat menit kami kebobolan gol dengan cara yang bodoh. Kami hanya harus bertahan dalam pertandingan tetapi reaksinya tidak baik. Di 20 menit setelah gol pertama kami membuat banyak kesalahan melawan lawan yang salah. ”

Diperlukan investasi besar musim panas ini untuk menghidupkan kembali sisi Chelsea yang mungkin memiliki satu pemain terlalu banyak di sisi yang salah yaitu 30. Pedro (31), Luiz (31), Willian (30) dan Olivier Giroud (32) semuanya memiliki ulang tahun antara sekarang dan September dan akan mulai menurun segera – jika mereka belum melakukannya.

Siapa pun yang bertanggung jawab di Chelsea untuk jendela transfer akan memiliki tugas besar di tangan mereka, itulah sebabnya Pep Guardiola menolaknya pada Desember 2015. Ketika Jose Mourinho dipecat sebagai manajer lebih dari tiga tahun lalu, dewan Chelsea mendekati Guardiola tetapi pelatih asal Spanyol mengatakan dia tidak tertarik.

“Pep Guardiola telah dicabut tentang menjadi bos permanen Chelsea musim panas mendatang, tetapi dipahami telah mengatakan kepada klub bahwa mereka membutuhkan 10 pemain baru.

Setelah memecat Jose Mourinho untuk kedua kalinya dalam delapan tahun, dewan The Blues menakuti calon potensial dengan sifat yang mudah berubah dari posisi itu.

Sumber yang dekat dengan Guardiola menunjukkan ia tidak senang dengan keadaan skuad saat ini dan waspada terhadap kondisi saat ini.