Hasil Community Shield  tak ada kaitannya jalannya musim

Juergen Klopp menampik anggapan bahwa hasil di Community Shield akan berdampak ke jalannya musim. Menang ya bagus, kalah berarti pelajaran buat ke depan. Liverpool akan menghadapi Manchester City di Wembley, Minggu (4/8/2019) malam WIB nanti di Community Shield. Laga ini semestinya mempertemukan juara Premier League dan Piala FA. Namun karena City menyapu bersih seluruh gelar domestik musim lalu, mereka pun akan menghadapi runner-up liga yakni Liverpool. Tapi bukannya Liverpool bisa dianggap enteng, anak-anak Merseyside adalah jawara Eropa musim lalu.

Selayaknya laga Piala Super di negara-negara lain, Community Shield diyakini memberikan kesempatan bagus untuk tim-tim memulai musim dengan percaya diri. Sebab hanya segelintir tim yang bisa mengawali dengan sebuah trofi. Sebaliknya, kekalahan berpotensi memicu aura tak diinginkan di awal musim, yang bisa merembet ke start di liga. Klopp tak mengusung pandangan yang sama. “Buat saya, ini tak ada urusannya dengan jalannya musim. Kalau kami memenanginya, bagus. Kalau kami kalah, tidak bagus. Akankah itu berpengaruh ke jalannya musim? Saya rasa tidak,” ungkapnya.

“Kami harus membuktikan diri kami di perjalanan musim, bukan dalam satu laga saja. Ini adalah final. Ini adalah pertama kalinya saya menyadari bahwa tak seorangpun melihat laga ini seperti itu, jujur saja,” imbuh Klopp. Liverpool akan tampil tanpa Sadio Mane di laga Community Shield kontra Manchester City. Sementara City kehilangan sejumlah pemain. Manajer Manchester City Pep Guardiola memastikan bahwa Fernandinho dan Ederson Moraes absen. Kedua pemain itu mendapatkan libur ekstra sehingga belakangan gabung dengan tim di pramusim, selepas membela Brasil di Copa America 2019.

Sementara itu, Benjamin Mendy juga diperkirakan takkan tampil karena belum prima. Liverpool menghadapi situasi yang lebih baik karena hanya kehilangan Mane. Penyerang 27 tahun itu baru ikut latihan tim pada hari Senin lalu usai berlaga di Piala Afrika bersama Senegal. Pilar tim seperti Alisson Becker, Roberto Firmino, Naby Keita, dan Mohamed Salah diperkirakan siap tampil, entah sebagai starter atau sebagai pengganti.

Ashley Young Sang Kapten Baru Setan Merah

Ole Gunnar Solskjaer secara resmi mengumumkan tentang siapa yang menjadi kapten baru Manchester United. Ashley Young yang merupakan pemain veteran MU yang akan menggunakan ba kapten pada musim 2019/2020 mendatang.

Posisi kapten The Red Devils menjadi lowong setelah kepergian Antonio Valencia pada saat akhir musim yang lalu. Selain Yung, para pemain lain seperti Paul Pogba dan juga David de Gea disebut-sebut menjad pemain yang berpotensi besar untuk menjadi sang pemimpin baru di klub asal kota Manchester itu.

De Gea juga diyakini sebenarnya sangatlah layak untuk menjadi kapten baru untuk The Red Devils mengingat bahwa loyalitasnya untuk klub sangatlah besar, terlebih lagi penjaga gawang berkebangsaan Spanyol tersebut sedang memasuki musim kesembilannya bersama dengan klub. Sementara ban kaptenjuga menjadi iming-iming untuk tetap menjaga Pogba ditengah spekulasi masa depannya yang disebut akan pergi ke Real Madrid.

De Gea sendiri menjadi kapten Setan Merah pada saat mereka menaklukan AC Milan melalui babak adu penalti didalam pertandingan terakhir pramusim. Meskipun seperti itu, Young yang akan menjadi sang pemimpin baru MU di musim depan.

“David tentunya sudah menjadi salah satu calonnya. Namun Ash disaat dia berada di lapangan, dia yang akan memegang ban kapten. Disaat dia menjadi starter, maka dia yang akan menjadi kapten.”

Solskjaer kemudian ditanyai apakah ini artinya Young sudah dapat dianggap menjado kapten didalam klub, dia kemudian menjawabnya seperti ini: ‘Anda mungkin dapat mengatakannya seperti itu.”

Young sendiri merupakan salah satu pemain yang sudah sangat lama memperkuat Setan Merah. Dia didatangkan dari Aston Villa pada saat tahun 2011 yang lalu yang dimana saat itu David De Gea juga didatangkan oleh MU. Sementara pemain terlama MU sekarang ini tidak lain adalah Criss Smalling yang telah bergabung semenjak musim panas tahun 2010 yang lalu.

Dengan demikian, maka Ashley Young akan menjadi kapten MU didalam pertandingan perdana mereka didalam kompetisi Premier League musim depan dengan melawan Chelsea di Old Trafford.

Wigan Menang Tipis Atas Cardiff

Latics kembali untuk menang dalam thriller lima gol jadi Wigan mencetak gol pembuka Kejuaraan  Championship yang benar-benar berdenyut melawan Cardiff 3-2 berkat gol kelas dunia dari pemain internasional Wales Lee Evans dimana Joe Ralls melihat pembuka untuk Cardiff dibatalkan oleh serangan dari Michael Jacobs dan Josh Windass, tetapi skor disamakan sekali lagi oleh Omar Bogle Namun, upaya melengkung Evans 15 menit dari waktu memastikan poin tetap di Wigan tapi Cardiff beruntung tidak dikurangi menjadi 10 orang dalam tujuh menit ketika Ralls menangkap Evans tepat di bawah lutut dengan tantangan sembrono yang dengan mudah bisa melihatnya diberikan kartu merah daripada kuning maka Para pengunjung menggosok garam ke luka-luka dengan memimpin pada tanda 20 menit, melalui Ralls yakni Gelandang itu pertama kali bereaksi terhadap parry yang keluar dari David Marshall dan menghancurkan bola melewati kiper dan dua bek di telepon namun Wigan memasang respons yang layak, dengan Michael Jacobs melihat tendangannya diblok dan upaya Joe Garner tampaknya menangkap tangan Aden Flint, hanya agar ofisial itu melambai bermain dan Paul Cook jelas berpikir itu adalah penalti dan bos Wigan menerima kartu kuning pertama timnya pada menit ke-24 karena menyuarakan perbedaan pendapat ke arah wasit David Webb.

Cardiff menjaga jarak Wigan untuk sisa setengah, dan hampir menggandakan keunggulan mereka dalam satu menit restart sehingga Bobby Reid benar-benar harus dikonversi dari 12 meter, tetapi mengarahkan tendangannya hanya melewati pos dekat dan Wigan hampir mengambil keuntungan penuh dalam dua menit sedangkan Windass tersandung di dalam kotak oleh Flint untuk penalti stonewall. Pemain depan Wigan mengangkat dirinya dan mengambil tendangannya sendiri tetapi melihatnya membentur tiang sebelah kiri dan bangkit kembali dan Cardiff kemudian dipaksa melakukan perubahan kiper ketika Neil Etheridge tertatih-tatih untuk digantikan oleh Joe Day, dan tugas pertama bagi bocah baru itu adalah mengambil bola dari gawangnya namun Windass melakukan perbaikan parsial karena gagal mengeksekusi penalti dengan menyarangkan tendangan bebas dari jarak hampir 40 yard pada batas waktu satu jam. Bola dibelokkan dari dinding dan dilingkarkan ke dalam kotak, di mana Jacobs menyelinap pulang dengan penuh percaya diri lalu Tiga menit kemudian, Windass adalah pahlawan Wigan ketika ia berlari ke bola menembus dan melepaskan tembakan tak terbendung ke pojok gawang Namun Cardiff belum selesai dan mantan pemain Wigan Bogle menyatukan bola dengan sisa waktu 20 menit, membuat senang para pengunjung yang berkunjung di belakang gawang.

Paul Cook: “Kami senang memulai dengan kemenangan. Jika Anda bertanya kepada saya pukul 10 lewat tiga Sabtu lalu – ketika kami baru saja unggul 2-0 di kandang melawan Burnley dalam pertandingan persahabatan pramusim terakhir kami, dan kami bahkan tidak bisa mengangkat kaki – bahwa kami akan memenangkan pertandingan yang memikat seperti ini pertama kali, saya akan mengambilnya dan Itu adalah dua tim yang benar-benar mencoba untuk memenangkan pertandingan sepak bola. Pertandingan itu memiliki segalanya dan kadang-kadang sebagai manajer, kamu menganggap dirimu beruntung ketika kamu keluar dari sisi kanan permainan seperti itu sedangkan Neil Warnock: “Itu bukan apa-apa yang saya tidak harapkan, kami tahu persis betapa sulitnya liga ini. Anda harus mengambil peluang Anda dan saya pikir kami memiliki peluang untuk membunuh permainan. Kami tidak mengambilnya dan pertahanan yang buruk di ujung lainnya telah merugikan kita.

 

 

Alisson tampaknya bisa meraih kemenangan Ballon d’Or

Dengan adanya sebuah dukungan yang telah di berikan kepada Alisson Becker. Dan sehingga dengan mantan pelatih sang kiper telah menilaikan dengan Alisson layak bisa memasuki di dalam nominasi Ballon d’Or di tahun ini.

Namun dengan seorang kiper masih berusia dua puluh enam tahun pertama kali pindah ke Liverpool pada tahun lalu. Ia telah di angkut dari klub AS Roma dengan seharga transfer mencapai enam puluh juta pounds.

Namun uang sebesar itu terbukti menjadi investasi yang bagus untuk The Reds. Alisson menjadi pemenang Golden Glove EPL musim lalu, di mana ia membuat banyak penyelamatan gemilang sehingga Liverpool menjuarai Liga Champions musim lalu.

Pavan yang melatih Alisson sejak ia berusia 10 tahun menilai mantan anak asuhnya itu layak dinobatkan menjadi pemain terbaik dunia. “Dia [Alisson] adalah kiper yang luar biasa,” beber Pavan kepada ESPN.

Pavan mengklaim bahwa apa yang dilakukan Alisson di bawah mistar gawang Liverpool itu sudah masuk kategori luar biasa. Untuk itu ia menilai Alisson layak masuk nominasi Ballon d’Or.

“Pada di musim lalu, Alisson sudah memiliki sebuah performa yang sangat cukup luar biasa dan juga bisa membantukan Liverpool berhasil untuk memenangkan di ajang Liga Champions. Karena saya rasa ia memenuhi semua persyaratan untuk menjadi nominasi bahkan menjadi pemenang Ballon d’Or tahun ini.”

Pavan juga mendukung dengan penuh Alisson agar bisa berhasil meraih memenangkan Ballon d’Or pada saat di tahun 2019 ini.

Ia menilai ini dengan momentum yang sangat cukup tepat agar bisa seorang penjaga gawang lebih di hargai di mata sepak bola internasional.

“Saya rasa ini adalah peluang yang sangat cukup bagus untuk menunjukkan bahwa dengan seorang kiper juga bisa dan layak untuk bisa memenangkan dengan penghargaan ini.” Tandasnya.

Hingga tahun 2019 ini, sangat jarang kiper memenangkan penghargaan Ballon d’Or. Terakhir kali seorang kiper memenangkan penghargaan ini pada tahun 1963 oleh kiper legendaris Rusia, Lev Yashin.

Pep Guardiola: Leroy Sane Bisa Pergi dari Manchester City

Sebuah pernyataan yang sangat mengejutkan tengah di keluarkan oleh  Josep Guardiola. Manajer Manchester City itu mengakui bahwa Leroy Sane berpotensi untuk pindah dari klubnya kapan saja di musim panas ini.

Sane yang mulai di beritakan tidak bahagia berada di Manchester City musim lalu. Ia di kabarkan tidak suka dengan jam bermainnya yang berkurang dari waktu ke waktu setelah kedatangan Riyad Mahrez di dalam skuat mereka.

Sane sendiri diberitakan tengah diincar oleh Bayern Munchen. Juara Bundesliga itu mengakui secara terbuka bahwa mereka tengah mencoba membajak sang winger. Pada awalnya Pep sempat menolak prospek kehilangan Sane, namun kini ia mengakui sang winger bisa pergi dari Etihad Stadium.

“Dua atau tiga minggu yang lalu, Txiki (Begiristain) mengatakan bahwa dia [Sane] akan segera memperpanjang kontraknya, namun sekarang situasinya tidak demikian,” ujarnya kepada Goal International.

Tidak Diberitahu

Pep enggan membeberkan apa penyebab Sane enggan memperpanjang kontraknya. Ia menyebut sang winger juga tidak memberitahu apa alasannya kepada sang manajer.

“Situasi kami saat ini sedikit berbeda, dan itu adalah kenyataan yang harus kami hadapi.”

“Saya tidak membaca rumor-rumor yang beredar di media. Saya hanya menginginkan pemain yang ingin bertahan, namun sang pemain tidak mengatakan apapun kepada saya, dan itu adalah realitanya.”

Persilahkan Pergi

Pep juga menegaskan bahwa ia tidak akan menghalangi kepergian Sane ke Bayern Munchen. Namun ia menyebut sang pemain harus menghadap dirinya dan mengatakan secara langsung bahwa ia ingin pergi.

“Jika dia (Sane) mengetuk pintu saya dan mengatakan bahwa mereka ingin pergi, maka kami akan mengurusnya dengan klub. Namun kami ingin dia bertahan dan kami mencoba untuk memperpanjang kontraknya.” tandas sang manajer.

Harga Mahal

Menurut laporan yang beredar di Inggris, Bayern Munchen akan mencoba untuk membuat sensasi di bursa transfer dengan membeli Sane. Mereka akan mengeluarkan uang di atas 100 juta pounds untuk mendatangkan sang winger ke Allianz Arena.

Gianluigi Buffon tinggalkan Paris Saint Germain dan ingin bermain untuk Carrarese, Genoa, atau Lazio

Kiper veteran, Gianluigi Buffon, memutuskan untuk meninggalkan Paris Saint-Germain. Kontrak kiper veteran Italia selesai pada akhir musim ini. Buffon bergabung dengan Les Parisiens pada awal musim lalu dari Juventus secara cuma-cuma. Pemain 41 tahun itu bermain sebanyak 17 kali sebagai starter dalam 38 pertandingan PSG di Liga Prancis.
“Saya bahagia bisa menikmati pengalaman ini yang tak diragukan lagi sudah membatu saya untuk berkembang,” kata Buffon di Sportskeeda. “hari ini petualangan saya di luar Italia berakhir. Saya ingin berterima kasi pada chairman Nasser Al-Khelaifi, seluruh klub, dan rekan-rekan setim. Saya mendoakan yang terbaik, yakinlah bahwa bersama-sama kalian semua akan mernuliskan kisah yang luar biasa,” dia menambahkan.
Bersama PSG, Buffon mempersembahkan dua gelar juara. Selain trofi Ligue 1, dia juga menjadi kampiun di Trophée des Champions. Di semua ajang, Buffon merumput sebanyak 25 kali. Sudah berpisah dengan Paris Saint-Germain, Gianluigi Buffon belum ingin pensiun. Buffon disebut menyimpan keinginan main di Carrarese, Genoa, dan Lazio.
Buffon sebetulnya sudah ditawari perpanjangan kontrak oleh PSG, tetapi menolaknya, karena dia ingin kembali ke Italia setelah satu tahun di Prancis. “Gigi tidak akan berhenti bermain, dia tidak memiliki niat untuk pensiun,” kata agen Buffon, Silvano Martina, yang dikutip dari Football Italia.. “Dia bertemu dengan PSG hari ini dan kami memutuskan bahwa perpisahan adalah solusi terbaik. Sekarang klien saya telah meminta dua hari untuk bersantai dan merenung bersama keluarganya tentang apa yang akan terjadi di masa depan,” sambungnya.
Buffon adalah kiper 41 tahun yang banyak mendulang sukses di Juventus. Meski sudah sangat tua, Buffon belum kehilangan peminat. “Setelah mengumumkan kepergiannya, saya banyak dapat panggilan telepon, tetapi dia belum membuat keputusan. Sangat menyenangkan menerima begitu banyak minat,” ungkap Martina. “Selain Juve, Gigi punya minat ke Carrarese, Genoa, dan Lazio di dalam hatinya,” si agen menegaskan.

Esteban Vizcarra Sepertinya Tidak Ikut Ke Batam

Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic, tak menyertakan Esteban Vizcarra dalam 24 nama pemain ke Batam. Kenapa? Vizcarra beberapa kali latihan terpisah sebelum tim Maung Bandung bertolak ke Batam pada Senin (25/3). Hanya Vizcarra yang absen di antaranya delapan pemain anyar rekrutan Maung Bandung.

Beberapa waktu lalu, mantan pemain Sriwijaya FC itu mengalami cedera lengan. Cederanya itu sudah membaik dan Vizcarra kembali merumput. Kali ini, belum diketahui penyebab Vizcarra latihan terpisah.

“Esteban memang tidak dibawa sedang pemulihan kondisi fisik sama sedang dilakukan observasi,” kata dokter tim Persib, Rafi Ghani, via pesan singkat, Selasa (26/3/2019).

Bagaimana pun juga dengan kendati begitu, rafi yang masih juga belum bisa dalam mengungkapkan dikarenakan cedera yang telah menimpanya yang juga sudah dialami oleh pemain yang bernama Vizcarra sehingga ia juga sangat disayangkan sekali tidak bisa ikut mengikuti pemusatan latihan dengan Bersama para pemain lainnya. Dan itu juga termasuk kondisi fisik pemain yang juga sudah  berusia 32 tahun tersebut,

“ungkapnya pada saat mengatakan nanti kalo semua sudah jelas baru saja akan jelaskan dengan terperinci,”ujar dari rafi.

Selain dari itu juga tim persib yang baru saja menjalani pemusatan latihan selama sepekan ini, dan mereka berencana bahwa persib yang akan di lakukan laga uji coba dengan salah satu tim local di batam

Berita lain,  Persib Bandung menjalani training camp (TC) di Batam selama sepekan. Maung Bandung berfokus mengasah kekompakan dan taktik melawan klub lokal.

Tim asuhan Miljan Radovic bertolak ke Batam pada Senin (25/3/2019) dan kembali lagi ke Bandung pada 4 April. Mereka memboyong 24 ke Batam, termasuk rekrutan anyar Fabiano Beltrame.

Kapten Persib, Supardi Nasir menyambut baik pemusatan latihan di Batam kali ini. Dia menilai pemain memang sedang membutuhkan suasana baru.

“Sebenarnya, tc ini pemindahan latihan saja, sekalian untuk cari suasana baru biar enggak di Bandung terus,” kata Supardi di mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin (25/3). Selain berlatih, Maung Bandung akan menjajal salah satu tim lokal dalam pemusatan latihan itu.

Kylian Mbappe Kembali Mencetak Rekor Timnas Prancis

Kylian Mabppe yang bagaiman pun juga masih belum ingin berhenti membuat rekor baru dalam kariernya itu sendiri, selain dari itu juga pertandingan yang sangat juga membanggakan serta senang membuat tim prancis menang dalam pertandingan itu

Selain dari itu juga Mbappe pemain yang masih muda itu juga sudah menunjukkan suatu kemampuannya yang sangat luar biasa sekali dan ia juga sudah banyak membuat rekor dalam kariernya untuk sampai saat ini, mbappe yang tampil sebagai starter pada saat prancis telah menghadapi Islandia dalam lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup H, yang juga akan diselenggarakan pada hari selasa(26/3/2019) dinihari WIB. Dan itu juga merupakan salah satu laga yang sudah ke -30 kalinya sejak Mbappe debut/atau bergabung dengan prancis pada tahun 2017 yang lalu itu

Bagaimana pun juga rekor baru pun juga sudah dicatatkan lagi oleh mbappe dikarenakan ia menjadi salah satu pemain termuda yang baru saja mencapai jumlah caps tersebut yang pada saat di usianya ini adalah ke 20 tahun tiga bulan atau lebih muda enam bulan dari karim Benzema pada saat di tahun 2010 itu, di kata lain juga mbappe yang juga sudah melakoni debut dengan Bersama prancis pada saat ia dengan Bersama rekannya telah berhasil mengalahkan lawannya Luksembuerg pada tahun 2017.

Ini juga merupakan salah satu penampilan yang sangat luar biasa dalam mbappe pada saat mereka sedang menghadapi islandia dengan torehan satu gol dan juga dua assist dalam kemenangan prancis dengan skornya yang juga terbilang sangat memuaskan dan juga telak sekali dikarenakan skornya tersebut adalah 4-0 pemain yang kelahiran dari paris itu juga sudah membikin 12 gol dari 30 caps dengan Bersama prancis.

Peran Mabppe yang pada saat ini juga semakin sangat penting untuk prancis setelah dia sudah berhasil mencetak empat gol pada saat membawa negaranya menjadi juara dunia di tahun 2018 yang lalu itu.

Nika Memberi Subsidi Gaji Kepada Frenkie De Jong

Frenkie De jong yang bagaimana pun juga udah sempat diincar oleh Paris St-Germain dan juga Manchester city dan sebelumnya juga akhirnya berlabuh atau pergi ke Barcelona. Dan selain dari itu juga ada peran dari nike yang berada di balik kepindahan de jong.

Kabarnya bahwa transfer de jong yang juga sudah dirampungkan barca pada saat di bulan awal januari lalu setelah klub catatan itu juga sudah mencapai 75 juta euro dengan Ajax Amsterdam. Dejong yang juga akan menghabiskan sisa musim ini dengan Bersama ajax  sebelum juga sudah gabung di musim depan

Meskipun atas keberhasilan dari barca ini juga sangat patut untuk diacungi jempol dalam mengingat mereka yang juga sudah berhasil mendapatkan banyak saingan dari klub-klub besar yang berada di eropa yang juga sudah menginginkan tanda tangan pemain yang masih berusia 21 tahun itu, namun akan tetapi, de jong yang juga cuman hanya mempunyai satu pilihan yakni dalam bergabung dengan barca atau tidak sama sekali.

Dan dibalik dari kepindahan dari dejong tersebut, ternyata barca yang juga sudah mendapatkan beberapa bantuan dari nike.atau dikenal dengan produsen alat olahraga yang berasal dari amerika seriat itu bukan urunan uang transfer melainkan mereka melakukan menginvestasikan uang besar dalam gaji si pemain tersebut dikarenakan pemain tersebut memiliki kemampuan unik serta berbakat sekali dan juga sangat sayang jika harus dibiarkan begitu saja.

De jong yang kabarnya juga sudah mendapatkan 350 euro per pekannya atau sekitar dengan Rp 6,5 Miliar.per bulannya, pemain yang berasal dari belanda itu juga sudah menjadi salah satu penggawa dari barca dengan gaji tertinggi dan juga produsen alat olahraga Nike pun juga sudah ikut membantu dalam membayarkannya.

Menurut dari Nike, De jong yang juga akan bisa menjadi bintang besar yang nantinya akan membawa sebuah keuntungan yang sangat besar bagi mereka di masa-masa yang akan datang nantinya tersebut.

Raphael Varane bantah rumor kepindahannya ke MU

Pemain belakang Real Madrid, Raphael Varane, gerah dengan kabar kepindahannya dari Santiago Bernabeu. Varane membantah kabar akan hijrah ke Manchester United musim depan. Masa depan Varane di Real Madrid menyisakan tanda tanya besar. Performa Varane yang naik turun membuatnya kemungkinan akan dibuang.

Apalagi Real Madrid sudah mendapatkan bek baru Eder Militao dari FC Porto. Salah satu klub yang kabarnya siap menampung Varane adalah Manchester United. Media Prancis L’Equipe awal pekan ini memberitakan Varane sudah memberitahu rekannya di Real Madrid ingin angkat kaki akhir musim nanti.

Isu ini dibantah oleh Varane. Pemuda Prancis itu menegaskan masih betah di Real Madrid dan tidak akan pindah ke United musim depan. “Mengatakan bahwa saya tidak bahagia di Real Madrid tidak benar. Saya di Real Madrid, klub terbesar di dunia. Saya terus-menerus dalam keadaan menantang diri saya sendiri karena persyaratan di sini adalah persyaratan tingkat tertinggi,” ujar Varane.

“Saya fokus pada karier saya. Kami memiliki waktu yang sulit di tengah musim dimana kami harus berjuang. Saya telah memberikan segalanya kepada klub ini dan saya bisa bangga dengan itu. Saya tidak bisa mengendalikan semua yang dikatakan media. Banyak hal tidak benar tetapi saya tidak bisa mengatakan saya tidak bahagai di Madrid,” sambung Varane.

Juventus dikabarkan ikut masuk dalam perburuan Raphael Varane pada bursa transfer musim panas nanti. Varane merasa kecewa dengan apa yang diraih oleh Madrid pada musim 2018/19. Madrid gagal bersaing di La Liga dan Copa del Rey. El Real juga harus tersingkir dari ajang Liga Champions.

Juventus tertarik memboyong Varane ke Turin pada musim panas mendatang. Varane diyakini menjadi nama yang pas untuk mengawal lini pertahanan Bianconeri seiring makin menuanya Giorgio Chiellini dan pensiunnya Andrea Barzagli.

Meski demikian, klausul rilis dengan nilai yang dikabarkan mencapai 500 juta euro membuat transfer Varane ke Juventus sulit untuk menjadi kenyataan. klub lain yang juga ingin menggaet Varane adalah Liverpool. Bahkan Madrid kabarnya berniat untuk menjadikan Varane sebagai alat tukar untuk mendapatkan Sadio Mane.