Info Terbaru :
Selamat Datang di Agenliga.biz – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Segera bergabung dengan Agenliga.biz dan dapatkan pelayanan yang super menarik
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi kami di bagian Customer Support !

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Perubahan Drastis Salah Menjadi Superstar

Mohamed Salah

Mohamed Salah akan menjadi ancaman penyerangan utama Liverpool di final Liga Champions Sabtu melawan Real Madrid setelah musim debut sensasional di Anfield yang menampilkan rekor 32 gol Premier League, sensasi pemain Mesir akan menjadi favorit awal untuk memenangkan Balon d’Or tahun ini dan Tentu saja, tidak ada yang akan terkejut jika Salah menembak Real di panggung termegah Eropa itu, Sepertinya tidak ada yang mengganggunya dan jika dia tidak menangis saat usia 16 tahun, dia mungkin tidak akan pernah menjadi salah satu pemain depan yang paling ditakuti di dunia karena Salah bergabung dengan Al-Mokawloon yang dikenal di Eropa sebagai Kontraktor Arab pada usia 11 tahun dan bakatnya berbicara sendiri menurut Hamdi Nooh, kepala akademi klub.

Dia sudah terkenal karena kehebatannya di rumahnya di Negreeg, sebelah utara Kairo di pemerintahan Gharbia. “Semua orang di desa mengharapkan masa depan yang cerah baginya ketika ia menunjukkan bakat nyata ketika ia masih sangat muda, Desa menjadi terkenal karena dia sebab Dia memulai dari nol dan keluarganya banyak membantunya tentu Dia selalu bermimpi bermain di Eropa, bahkan sebelum Al-Mokawloon karena ia mengikuti Liga Premier Inggris tetapi pemain favoritnya adalah Zinedine Zidane dan Luis Figo,” kata sepupu Salah, Hamed Ghaly, kepada media.

“Ada banyak persaingan ketat untuk masuk ke tim junior di Al-Mokawloon dan, pada awalnya, Salah bermain sebagai bek kiri atau bek sayap, sering dalam formasi 3-5-2 yang dinikmati tim nasional Mesir, pada usia itu ia sementara pada dasarnya bermain sebagai bek, ia telah mengembangkan rasa haus akan gol, saat itu mantan pelatih Al-Mokawloon U-16 dan U-17 yang Al Shesheni pelajari sesuatu setelah satu pertandingan dimana Kami memiliki pertandingan tandang yang sangat sulit melawan lawan yang kuat, ENPPI, dan kami memiliki hasil fantastis, menang 4-0 maka Kami semua merayakannya kecuali Mohamed, yang menangis karena dia tidak mencetak gol dalam kemenangan bersejarah ini dan itu membuat saya menyadari kedalaman hasratnya untuk mencetak gol sebab ia berjuang untuk menutupi jarak jauh antara posisinya, bek kiri, dan gol lawan lantas Saya pikir momen ini adalah titik balik karir Mohamed Salah karena pelatih duduk dengannya setelah pertandingan dan mengatakan kepadanya bahwa ia akan mengubah posisinya untuk menggunakan kecepatannya yang luar biasa dan semangatnya untuk mencetak gol.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>