Info Terbaru :
Selamat Datang di Agenliga.biz – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Segera bergabung dengan Agenliga.biz dan dapatkan pelayanan yang super menarik
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi kami di bagian Customer Support !

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Melihat ke belakang laga Huddersfield – MU

Manchester United

Manchester United belum bisa melanjutkan “yang terbaik” saat Huddersfield kalah 2-1, dan absennya Pogba dengan Fellaini lebih signifikan dari sebelumnya.

United memiliki dua tipe lini tengah memiliki kepala yang aneh. Paul Pogba sering mengubah gaya rambutnya untuk menarik perhatian, sementara Marouane Fellaini menyimpan gaya tanda tangannya. Dan dua pemain dengan gaya rambut unik ini juga merupakan dua pemain paling berguna di lini tengah MU.

Setelah dua laga melawan Liverpool dan Benfica dengan permainan yang tidak bersemangat namun masih belum hilang, MU akhirnya gagal di tangan Huddersfield yang sangat strategis. The Reds jelas memiliki skuad yang lebih kuat, tapi tanpa Pogba dan Fellaini, mereka hampir tidak ada hubungannya.

Absen Pogba, yang mampu, mampu secara fisik dan berpaling ke pers, membuat Jose Mourinho mengandalkan Ander Herrera dan Juan Mata sebagai distributor. Herrera mampu melewati bola, tapi dia terlalu defensif agar bisa seefektif Pogba. Bahkan Juan Mata pun tidak efektif, dan ia kehilangan gol pertama.

Ketidakefektifan lini tengah MU terletak pada kenyataan bahwa tendangan Huddersfield cukup bagus saat menempel pada gelandang serang, mereka terkadang meninggalkan banyak ruang di tengah namun tidak ada pemain MU. dieksploitasi Dalam pertandingan seperti ini, United akan membutuhkan lebih banyak bek untuk menjaga gelandang di tengah, namun sebagian besar pertandingan tidak terjadi. Antonio Valencia kuat tapi lari terlalu mudah ditangkap.

Romelu Lukaku sekali lagi menunjukkan ketidakefektifannya dalam sebuah pertandingan di mana gelandang Manchester United gagal mengangkat bola. Dia bisa menjadi striker yang bagus, namun tanpa servis gelandang Lukaku nyaris terisolasi sepenuhnya.

Marcus Rashford memberi harapan kepada United untuk menyamakan kedudukan dalam undian 1-2, tapi ini adalah situasi dimana Lukaku mengambil inisiatif untuk menjaga bola tetap rendah sebelum menembus di sisi kanan. Lukaku dianggap sebagai lini tengah Manchester United namun telah memutuskan untuk kembali ke tengah lapangan untuk mendapatkan bola alih-alih menunggu gelandang tersebut membawa bola ke arahnya.

Tidak ada Pogba yang membuat sisi penyerang MU kurang brightness, dan tanpa Fellaini mereka kehilangan kekuatan lain: kemampuan bertarung. Pemain tinggi seperti gelandang asal Belgia itu akan sangat berguna dalam 10 menit terakhir, saat Huddersfield sudah lelah dan Manchester United mulai memasukkan bola ke dalam kotak penalti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>