Info Terbaru :
Selamat Datang di Agenliga.biz – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Segera bergabung dengan Agenliga.biz dan dapatkan pelayanan yang super menarik
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi kami di bagian Customer Support !

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Jose Mourinho Dikritik Lagi, Ini Kata Mantan Pemain Yang Dilatihnya

Jose Mourinho

Jose Mourinho lagi-lagi disoroti setelah melontarkan kritikan kepada para pemainnya di hadapan para media yang hadir dalam sesi konferensi pers. Namun aksinya tersebut mendapatkan pembelaan dari mantan pemainnya, Deco.

Mourinho melontarkan kritikan kepada sejumlah pemain yang dimilikinya pada saat ditaklukan oleh Brighton and Hove Albion dengan skor tipis 0-1. Kekalahan tersebut membuat ‘Setan Merah’ sudah merasakan kekalahan dari semua tim asal promosi paad musim ini.

Didalam pertandingan itu, Jose Mourinho memang memainkan para pemain yang sebelumnya sangat jarang mendapatkan kesempatan untuk bermain. Diantara para pemain tersebut ada Anthony Martial, Matteo Darmian, Marcus Rashford, Marouane Fellaini serta Marco Rojo. Namun beberapa dari mereka malah tampil dengan cukup mengecewakan.

Meskipun tidak ingin menyebutkan siapa saja yang dia anggap mengecewakan, akan tetapi Mourinho tetap mengindikasikan bahwa pemain depan termasuk kedalam hal tersebut. Didalam pernyataannya tersebut, dia juga mengatakan “kenapa elalu saja Lukaku yang dimainkan? Anda sekarang sudah tahu jawaban mengapa selalu saja Lukaku”.

Bukan baru ini saja Mourinho melontarkan kritikan untuk para pemainnya sendiri. Luke Shaw erta Chris Smalling juga sebelumnya pernah menjadi pemain yang dikritiknya. Bahkan para pemain Chelsea juga sering dikritik oleh Mourinho pada saat dia masih melatih klub tersebut.

Akan tetapi Deco menilai kalau itu memang merupakan cara Mourinho untuk menangani tim serta para pemain yang dia latih.

Akan tetapi Deco melihat kalau reaksi para pemain yang sekarang ini yang membuat situasi bisa saja menjadi lebih beragam dariapda dulu.

“Dia selalu melakukan hal yang sama. Dia tengah menjalani tugasnya. Masalah diantara para pemain dengan para pemain tentunya itu adalah hal yang normal. Dia tentunya tahu jauh lebih baik daripada kami,” ujar mantan pemain klub Porto, FC Barcelona serta Chelsea tersebut.

“Apapun yang terjadi didalam ruang ganti, terkadang dia ingin memberikan dorongan kepada para pemain yang dia punya. Terkadang hal tersebut rumit untuk bisa menangani sebuah tim besar layaknya Manchester United.”

“Saat berada di Portugal dulu (FC Porto), ada sebuah tekanan yang besar disaat dia datang, kami telah dua atau tiga tahun tanpa ada gelar juara. Akan tetapi saya merasa kalau dia masih merupakan orang yang sama. Para pemain tentu harus berubah, waktu akan terus berubah.”

“Mungkin saja reaksi dari para pemain yang sekarang ini sangat berbeda. Jika Manchester United mendatangkannya untuk menjadi pelatih, mereka tentunya sudah tahu dia akan seperti itu semenjak awal. Dia akan menekan para pemain, klub. Dia ingin menang, sudah itu saja,” tutup Deco.

Deco sendiri pernah bekerja sama dengan Mourinho selama tiga musim lamanya di klub Porto pada musim 2001/2002 hingga 2003/2004 yang lalu. Bersama dengan Mourinho, Deco mampu mempersembahkan dua titel juara Liga Portugal, dua titel juara Taca de Portugal, dua titel juara Piala Super Portugal, satu titel juara Liga Champions dan juga satu titel juara Liga Europa.

Selain itu, Deco juga hanya dimainkan oleh Mourinho sebanyak 60 pertandingan yang dimana dia hanya mampu melesatkan sebanyak enam buah gol dan memberikan 17 assist. Performa tersebut tentunya tidak terlalu buruk untuk seorang pemain yang berposisikan sebagai gelandang serang.

Deco sendiri sekarang ini sudah gantung sepatu pada saat tanggal 26 Agustus 2013 yang lalu. Klub terakhir yang dibelanya adalah Fluminense yang diperkuatnya semenjak musim panas tahun 2010 yang lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>