Info Terbaru :
Selamat Datang di Agenliga.biz – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Segera bergabung dengan Agenliga.biz dan dapatkan pelayanan yang super menarik
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi kami di bagian Customer Support !

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Hanya Bold Gurvan Saja

Nelo Vingada

Pendukung Harimau Malaya telah datang untuk menjelaskan klaim bahwa mereka memicu perkelahian dan kemarahan di Stadion I-Mobile di Thailand setelah Malaysia kehilangan 1-4 ke Korea Utara pada kualifikasi Piala Asia 2019 pada hari Jumat.

Ultras Malaysia, tim pendukung setia tim nasional melalui Facebook UM’07 membantah tuduhan tersebut.

Pengemudi yang mengaku berada di lokasi kejadian dengan lebih dari 20 pendukung mengklaim bahwa mereka hanya melakukan “lelucon kasar” terhadap pasukan Nelo Vingada.

“Seperti admin yang mengatakan apa yang admin lihat hanyalah lelucon yang kasar, sepertinya tidak mencoba menimbulkan keributan dan lelucon dari pendukung Malaysia. Rasanya pendukungnya marah atau mengamuk atau mencoba menimbulkan keributan, tidak seperti kemarin (Jumat),” Dalam pernyataan tersebut.

Jelas, tuduhan tersebut mungkin sengaja diajukan oleh individu yang tidak bertanggung jawab atas kepentingan pihak-pihak tertentu.

“Pendukung hanya mengerti bahwa waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki lanskap sepak bola Malaysia, pendukungnya tidak bodoh jadi jangan membodohi mereka. Mungkin penyebaran informasi tersebut telah dilupakan atau mungkin mereka dengan sengaja memicu situasi keributan, mungkin mereka akan melihat terulangnya acara 2015,” katanya.

Pada Jumat malam, lebih dari 20 pendukung Harimau Malaya menunggu di dekat bus regu nasional di halaman stadion sambil meneriaki pemain yang dimarahi saat mereka naik bus tak lama kemudian.

Mereka diduga bertindak karena mereka tidak puas dengan hasil timnas dalam pertandingan tersebut. Keributan itu entah bagaimana dikendalikan dan berakhir saat bus pemain keluar dari stadion.

Pada berita lain, Bintang persepak bola Amerika Serikat (AS) Hope Solo mengklaim bahwa mantan presiden FIFA Sepp Blatter telah meraba pantatnya dalam sebuah upacara penghargaan lima tahun lalu.

Tapi tuduhan itu ditolak Blatter. Solo, 36 tahun, mengatakan kepada surat kabar Portugis bahwa Blatter melakukan tindakan tersebut selama upacara Ballon D’or di Lisbon pada Januari 2013.

Juru bicara Solo pada hari Sabtu mengkonfirmasi pernyataan kiper wanita tersebut.

Namun, juru bicara Blatter mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak benar.

Tuduhan profil tinggi tersebut juga menciptakan kampanye online dengan # MeToo’s hastag yang mendorong pria dan wanita untuk mengekspos pengalaman mereka mengalami pelecehan dan serangan seksual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>