Info Terbaru :
Selamat Datang di Agenliga.biz – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Segera bergabung dengan Agenliga.biz dan dapatkan pelayanan yang super menarik
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi kami di bagian Customer Support !

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

‘Golden Squad’ Prancis muncul sebagai juara tertua

Piala Dunia FIFA 1998

Piala Dunia FIFA 1998 di Prancis disaksikan untuk pertama kalinya dengan 32 tim sejak kompetisi ini diperkenalkan pada 1930 di Uruguay. Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) telah membuka peluang bagi negara-negara di Asia, Afrika, dan Amerika Utara untuk ambil bagian. Namun, itu masih sebuah negara dari Eropa dan Amerika Selatan yang mendominasi kompetisi, seperti yang ditunjukkan di final ketika Perancis bertemu Brasil.

Piala Dunia ke-16 melihat tiga negara tertarik untuk menjadi tuan rumah Swiss, Prancis dan Maroko. Pada 1 Juli 1992, FIFA memutuskan Prancis akan menjadi penyelenggara turnamen untuk melihat negara tuan rumah kedua kalinya setelah pertama kalinya pada tahun 1938.

Yang lebih manis dari kedua kalinya, melihat Prancis muncul sebagai pemenang setelah mengalahkan Brasil 3-0 di final di Stade de France, Saint-Denis. Dalam perlawanan itu disaksikan, dua gol dari jaringan Zinedine Zidane dan satu tujuan untuk meniru Emmanuel Petit. Sebanyak 171 gol diciptakan sepanjang turnamen dimulai dari gelandang pembukaan Brasil Cesar Sampaio dan ditutup dengan booming Petit di final.

Keberhasilan telah memicu nama-nama bintang Prancis seperti Robert Pires, Fabien Barthez, Zidane, Petit, Kristen Karembeu, Marcel Desailly, Laurent Blanc dan banyak lainnya. Pasukan juga diberi gelar sebagai ‘Generasi Emas’ dan jadi hari ini pasukan masih tidak ada pengganti.

Striker Brasil Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen, skuad Michael Owen Inggris dinobatkan sebagai pemain muda terbaik. Sementara itu, penjaga gawang Prancis Barthez juga memenangkan hadiah penjaga gawang terbaik dan sepatu emas milik striker Crotia Davor Suker.

Dalam berita lain, Zinadine Zidane ditunjuk Prancis setelah kemenangan melesakkan dua gol ketika membunuh Brasil 3-0 di final Piala Dunia 1998, setelah gus diberikan kejuaraan pertama untuk pasukan Les Bleus. Dalam aksi di Stade de France, Saint-Denis, dua gol dihasilkan di babak pertama, diikuti oleh jaringan Emmanuel Petit di babak kedua.

Ronaldo, Bebeto, Roberto Carlos, Denilson, Dunga, dan banyak juara kelas dunia lainnya telah jatuh dalam perjalanan ke Prancis. Ditakdirkan sebagai ‘Generasi Emas’, pasukan Prancis berbaris Zidane, Lilian Thuram, Marcel Desailly, Laurent Blanc, Youri Djorkaeff, Fabien Barthez dan banyak lagi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>