Info Terbaru :
Selamat Datang di Agenliga.biz – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Segera bergabung dengan Agenliga.biz dan dapatkan pelayanan yang super menarik
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi kami di bagian Customer Support !

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Catatan City Ketika Musim Dingin Tiba

Manchester City

London – Manchester City masih menempati puncak klasemen Premier League dengan begitu mantap. Namun City harus mulai mewaspadai akan datangnya musim dingin, terkait dengan kecenderungannya dua musim yang terakhir.

City bertengger pada posisi teratas di klasemen dengan raihan 28 poin dalam 10 pertandingan. Total 35 gol telah diciptakan skuat Pep Guardiola tersebut, yang juga baru kebobolan sebanyak enam gol (selisih gol +29).

City pun juga menjadi satu-satunya tim yang masih belum terkalahkan sampai saat ini melalui hasil sembilan kemenangan dan juga satu hasil imbang dan unggul lima poin atas rival yang terdekatnya, yang sekaligus seteru sekota, yakni Manchester United.

Namun, di dalam masing-masing dua musim yang terakhir ada kecenderungan merisaukan dari City disaat memasuki periode musim dingin. Hasilnya pun kontras dengan bulan-bulan yang sebelum itu.

Data memperlihatkan bila di musim 2015/2016, City pun meraih rata-rata 2,3 poin di periode Agustus-Oktober dan lalu hanya mencatatkan rata-rata 1,6 poin dalam kurun waktu November-Januari.

Kecenderungan yang sama terlihat pada musim 2016/2017; City juga memiliki rata-rata 2,3 poin pada periode Agustus-Oktober hingga akhirnya rata-rata tersebut melorot jadi 1,7 poin ketika November-Januari.

Gary Neville, yang merupakan mantan pemain MU dan juga timnas Inggris yang saat ini menjadi analis sepakbola, pun mewanti-wanti bila Guardiola mewaspadai benar akan datangnya musim dingin pada kali ini.

“Mereka tengah berada pada level yang begitu luar biasa tinggi. Mereka hanya dapat terhenti lantaran kesalahan sendiri. Saya menyebut kata-kata tangguh dan juga gigih,” kata Neville.

“Bila Anda melihat Manchester City pada dua musim yang terakhir, satu pada bawah Manuel Pellegrini dan yang satu lagi bersama dengan Guardiola, dan lihatlah bulan November, Desember, dan juga Januari. Mungkin mereka dapat meraih gelar juara pada kedua musim itu bila dapat menjaga level juara (pada periode musim dingin). Bila kembali level tersebut turun lagi di bulan November, Desember, dan juga Januari, mereka bakal berada di dalam masalah. Bulan-bulan itu berat, bulan yang terberat, terserah orang katakan apa.”

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>