Info Terbaru :
Selamat Datang di Agenliga.biz – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Segera bergabung dengan Agenliga.biz dan dapatkan pelayanan yang super menarik
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi kami di bagian Customer Support !

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

Agen SBOBET – Cerita Menarik Piala Eropa

 

Agen SBOBET – Ditahun 1996 Inggris menjadi rumah Piala Eropa. Disaat itu Inggris berhasil memenangi persaingan untuk perebutan tempat diselengarakannya ajang Piala Eropa dari Australia, Portugal serta Belanda.

Namun sebelumnya ada isu yang ditakutkan ialah fans yang akan rusuh, akan tetapi sampai berakhirnya kompetisi keadaan kondusif dan tidak terjadi kerusuhan yang besar.

Bisa saja dikala itu masyarakat Inggris merasa beruntung negaranya bisa menjadi rumah penyelengara ajang Piala Eropa, pasalnya mereka sudah lama menunggu kesempatan ini, sebelumnya Inggris juga pernah menjadi rumah komeptisi ini yaitu ditahun 1966.

Inggris perlu menunggu 30 tahun lamanya agar bisa menjadi rumah penyelengara kompetisi ini, sehingga sewaktu mendapatkan kesempatan ini masyarakat Inggris memberikan nama kompetisi ini Football Coming Home.

Keberhasilan Inggris melaksankan kompetisi Piala Eropa ditahun 1996 terlihat dari para penikamat sepak bola yang datang secara langsung menyaksikan pertandingan. Sewaktu itu terjadi lonjakan penonton terbanyak dalam komeptisi ini, penonton yang datang mencapai 1,276,000 dai 31 laga. Apa bila dihitung secara merata maka setiap laganya kedatangan 41,158 orang.

Tidak Cuma itu saja, peserta yang mengikuti kompetisi ini juga menambah. Pada kompetisi sebelumnya Cuma dihadiri 8 negara, sewaktu Inggris menjadi rumah kompetisi ini dihadiri 16 negara.

Bertambahnya peserta pengikut kompetisi ini membuat Inggris harus menyediahkan 8 lapangan, 8 lapangan itu ialah Wembley, Old Trafford, Anfield, Villa Park, St James’ Park, City Ground, Hillsborough serta Elland Road.

Persitiwa besar yang tercatat sampai sekarang ialah perjumpaan BInggris dengan Skotlandia, diwaktu itu pelatih Inggris memainkan Paul Gascoigne yang mendapatkan banyak kritikan karena Paul Gascoigne merupakan seorang pembauk. Namun sewaktu itu Inggris berhasil menungguli pertandingan terlebih dahulu dimenit 53 dari kaki Alan Shearer.

Dimenit 79, Inggris berhasil mengandakan keunggulannya dari Gascoigne yang sebelumnya mendapatkan kritikan dari para penonton. Menurut para rekan Gascoigne meruapakan pemain yang baik dan aneh, setiap paginya ia selalu membangunkan rekan dengan memutar music yang keras.

 

Agen SBOBET

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>