Info Terbaru :
Selamat Datang di Agenliga.biz – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Segera bergabung dengan Agenliga.biz dan dapatkan pelayanan yang super menarik
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi kami di bagian Customer Support !

Agen Bola - Agen Bola SBOBET - Agen Bola IBCBET - Bola Tangkas - Togel Online

4 Sebab Juventus Akan Rugi bila Mendatangkan Pogba dari MU

Paul Pogba

 

Paul Pogba jadi makanan hangat kabar berita media saat dia mengatakan jika tidak tertutup kemungkinan untuk geser dari Manchester United untuk cari rintangan baru di lain tempat. Tiga musim di club berjulukan Team Setan Merah, Paul Pogba dipandang tidak berhasil tunjukkan kapasitasnya jadi satu diantara gelandang serang paling baik dunia.

Pemain dari Prancis itu kembali pada Manchester United pada tahun 2016 dengan rekor transfer. Tiga tahun selanjutnya, dia merasakan siap bercerai dengan club yang mendidiknya semenjak level akademi.

Satu diantara club yang tertarik untuk meminangnya ialah Juventus. Bianconerri disebutkan sudah mengontak agen Paul Pogba dan Manchester United tentang peluang transfer.

Paul Pogba habiskan empat tahun yang benar-benar sukses di Turin sebelum keluar ke United pada 2016.

Tetapi apa ketetapan Juventus membawa kembali bekas bintangnya itu satu langkah yang pas?

Sepanjang di Manchester United, Pogba sering terjebak permasalahan. Nampaknya Juventus harus meredam diri dari nafsu ingin kembali datangkan Paul Pogba.

Memiliki Banyak Pemain yang Berposisi Seperti Pogba

Paul Pogba dipandang seperti satu diantara gelandang box-to-box paling baik di dunia. Pemain dari Prancis ini kuat waktu menggenggam bola serta lakukan akselerasi beberapa pojok lapangan.

Pogba sangat kuat keadaan fisiknya, tipikal gelandang baik buat tiap club. Akan tetapi Juventus telah mempunyai pemain dengan tipikal sama.

Aaron Ramsey gelandang perekrutan baru Juventus adalah satu diantara gelandang box-to-box paling baik di dunia sekarang ini. Dia otak permainan Arsena dan Tim nasional Wales.

Di lain sisi, Juventus punyai Blaise Matuidi. Sampai kini pemain itu jadi penghubung yang efisien di antara posisi tengah serta serangan dengan kecepatannya.

Kehadiran Aaron Ramsey serta Blaise Matuidi membuat Juventus rasa-rasanya tidak butuh meningkatkan daftar gelandang dengan tipikal permain sama.

Hanya Buang Uang Saja

Paul Pogba dihadirkan Manchester United dengan mahar 89 juta poundsterling. Sesudah tiga tahun, nominal banderolnya tentu naik.

The Red Devils tidak biarkan asset bernilai mereka pergi dari murah.

Pemain berumur 26 tahun sekarang ini salah satu pemain paling berharga di dunia serta laporan sudah mengatakan jika United cuma akan biarkan ia pergi dengan penawaran tidak kurang dari 150 juta pounds.

Uang sebesar itu sayang bila dikeluarkan Juventus. Club itu melakukan peremajaan scuad.

Jadi permulaan, Juventus punya niat lakukan penyegaran di posisi belakang dengan datangkan Matthijs de Ligt seharga 62 juta pounds. Beranggapan Juventus akan keluarkan uang sebesar mahar Pogba, mereka bisa beberapa pemain.

Tidak Sesuai dengan Taktik Sarri

Maurizio Sarri jadi pelatih baru Juventus gantikan Massimiliano Allegri.

Pria berumur 60 tahun ini mempunyai rekam jejak jadi pelatih yang memprioritaskan keindahan. Dia tipikal tutor yang mengaplikasikan metode-metodenya dengan sangat jeli. Taktik Sarriball ala sang nakhoda tidak gampang untuk dimainkan.

Pogba yang suka bermain dengan bola dipercaya tidak pas dengan permainan Sarriball yang memprioritaskan gerakan cepat serta efisien. Maurizio Sarri tidak senang seseorang pemain kelamaan meredam bola. Pogba akan jadi kendala di Juventus.

Memiliki masalah saat Berada di Luar

Tiap pembelian pemain dikerjakan untuk penuhi keperluan. Saat transfer dikerjakan dalam sepak bola, sejumlah besar sebab satu dari dua fakta ini: baik untuk menguatkan team penting atau jadi cadangan yang efisien.

Sayang rasa-rasanya Paul Pogba, pemain dengan profile tinggi untuk datangkan Juventus jadi cadangan.

Juventus yang haus gelar Liga Champions sangat pragmatis membuat scuad mereka. Beberapa pemain yang dihadirkan memberi dukungan sasaran itu.

Pertanyaannya dapatkah Pogba diakui jadi orang yang bawa mereka sampai ke kejayaan Eropa?

Kenyataannya di Manchester United, Pogba tidak berhasil keseluruhan. Permasalahan lain, Pogba seperti bom waktu. Perilakunya di luar lapangan dapat merubah ketenangan team. Siapkah Juventus dengan semua resiko itu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>